Breaking News:

Berita Surabaya

Mulai Februari, Berlaku Tarif Progresif Parkir di Balai Kota Surabaya

Ada juga yang penasaran dan hendak mencoba tapping (menempelkan) ke alat parkir progresif itu. Namun saat ini alat itu ditutup lakban.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Perangkat Parkir parkir terpasang di pinggiran Jl Sedap Malam sebelah Balai Kota Surabaya, Jumat (6/1/2017). Selanjutnya akan dilakukan pelatihan penggunaan Parkir meter ini pada juru parkir. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hinggga sebulan mendatang, tarif parkir di Balaikota Surabaya masih berlaku tarif lama, belum menggunakan tarif progresif.

Sejak dipasang Jumat lalu, alat parkir meter untuk mendeteksi kendaraan dan durasi parkir itu tak banyak dipakai. Malahan alat parkir ini ditutup plastik dan kardus.

"Biar tidak jadi korban tangan usil kita tutup dan lindungi. Saat ini masih sosialisasi penerapan parkir meter untuk parkir progresif nantinya," kata Hendra Megantara, Staf Pengembangan UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dishub Surabaya, Selasa (10/1/2017).

Ia menyebut paling cepat Februari sudah bisa berlaku tarif progresif parkir di balaikota.

Namun saat uji coba hingga hari ketiga sejak Jumat kemarin, tak banyak pegawai Pemkot Surabaya yang peduli.

"Saya manut saja mau parkir seperti biasa atau progresif," kata salah satu PNS.

Meski demikian, ada juga yang penasaran dan hendak mencoba tapping (menempelkan) ke alat parkir progresif itu. Namun saat ini alat itu ditutup lakban.

"Saya berharap e-money yang nanti bisa menggunakan layanan parkir progresif itu tak hanya Bank Jatim. Semua bank akan lebih baik," harap Mustofa, salah satu PNS.

Sejumlah pegawai di lingkungan Balaikota juga mengaku khawatir mereka mengeluarkan dana lebih besar hanya untuk parkir.

Biasanya selama kerja cukup Rp 4.000 nanti bisa dua kali lipat, saban hari.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved