Berita Sumenep Madura

Sismayanti Tetap Bertahan dengan Budaya Lokal

"Rasanya aneh, bila kita sendiri tidak peduli dengan budaya sendiri, karena salah satu penyaring budaya luar, kearifan lokal lah yang bisa semua itu,"

Sismayanti Tetap Bertahan dengan Budaya Lokal
surya/Mohammad Rifai
Sismayanti, model dan penyanyi lagu-lagu daerah Sumenep ini. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Berbanggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai.

Mereka membenci karena mereka tak mampu sepertimu. Sama saja dengan berbanggalah dengan budaya sendiri, mesti ada yang tidak Menyukai.

Termasuk menyukai budaya Madura tetap dipertahankan meski harus berhadapan dengan budaya luar yang melanda saat ini.

"Rasanya aneh, bila kita sendiri tidak peduli dengan budaya sendiri, karena salah satu penyaring budaya luar, kearifan lokal lah yang bisa semua itu," ujar Sismayanti, model dan penyanyi lagu-lagu daerah Sumenep ini.

Peraih lomba lagu-lagu daerah Tingkat Jawa Timur tahun 2015 lalu itu, berkesimpulan bahwa kendatipun arus budaya luar begitu deras, maka dengan mempertahankan budaya lokal menjadi hal utama.

"Kayak lagu-lagu daerah harus tetap dipertahankan, dan kita-kitalah yang muda harus punya kepedulian itu," sambung Vokalis group perkusi D-cepet Plat ini kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Bagi dara kelahiran 88 lalu, dia bersama group musiknya tetap bertahan di lagu-lagu daerah, sejatinya untuk mempertahankan budaya lokal dari tergerusnya zaman ini.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved