Berita Pendidikan

Kemenristek Dikti Menambah Kuota Penerima Beasiswa PPA

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi bakal menambah kuota penerima beasiswa PPA pada tahun ini.

ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan menambah kuota beasiswa untuk mahasiswa berprestasi yang diberikan melalui Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA).

Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan melalui website dikti.go.id, tahun ini Kemenristekdikti menargetkan jumlah penerima beasiswa PPA sebanyak 130.000 mahasiswa.

Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu sebanyak 61.904 mahasiswa. Tak cuma itu, selain PTN, mahasiswa dari perguruan tinggi swasta juga memiliki peluang untuk memperoleh beasiswa tersebut.

Mahasiswa penerima beasiswa PPA akan mendapatkan uang sebesar Rp 350.000 perbulannya, dan untuk setahun (dua semester) sekitar 4,2 juta rupiah untuk sekali periode.

Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah 7, Suprapto mengatakan bahwa selama 2 tahun berturut-turut mendapat kuota 3.000 mahasiswa penerima beasiswa PPA.

“Kuota calon penerima pada setiap Kopertis ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, belum ada pemberitahuan apakah kopertis 7 dapat tambahan kuota,”jelasnya pada SURYA.co.id, Minggu (8/1/2017).

Kopertis, lanjutnya, dalam mendistribusikan kuota kepada Perguruan Tinggi Swasta mempertimbangkan jumlah mahasiswa, prestasi.

Khususnya prestasi dalam pemberian beasiswa/bantuan biaya pendidikan dan kebijakan lainnya.

“Kalau Perguruan Tinggi Swasta dalam mengatur proporsi kuota antara beasiswa dan bantuan biaya pendidikan harus berdasarkan data. Mulai dari Indikator atau kriteria prestasi, serta kondisi ekonomi yang jelas. Hal itu dijelaskan di dalam laporan program pengajuan,”paparnya.

Beasiswa PPA ini juga bentuk apresiasi pada mahasiswa berprestasi, karena yang mengajukan yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) diatas 2,75. Menurutnya perguruan tinggi harus mulai meyiapkan datanya, sebab biasanya mulai dibuka pendaftaran pada Februari 2017.

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Surabaya (Ubaya), Nemuel Daniel mengungkapkan tahun 2016 pihak kampusnya mendapat kuota 23 mahasiswa untuk beasiswa PPA. Dengan meningkatnya kuota dari Kemenristek Dikti, pihaknya berharap akan lebuh banyak kuota yang diberikan pada mahasiswanya.

“Iya, kuota memang di sosialisakan Kopertis. Kami berharap tahun ini lebih banyak yang dapat,” tegasnya.

Sedangkan Rektor Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Bachrul Amiq mengungkapkan selama 2 tahun pihaknya tidak mendapat kuota PPA. Lantaran tahun 2014 pernah bermadalah saat pelaporan beasiswa.

“Mestinya cukup disanksi 2015, tapi kok 2016 juga nggak dapat. Kami akan segera melayangkan surat resmi pada Kopertis. Kami harap bisa dapat penjelasan, ini kan haknya mahasiswa,” ungkapnya.

Hal ini juga didukung dengan kondisi perkuliahan Unitomo yang semakin sehat dengan akreditasi B. Sehingga ia berharap akan adanya kuota beasiswa pada 2017.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved