Breaking News:

Berita Gresik

Tinggalkan Aspal, Jalan Pantura Gresik Bakal Diganti Beton

Jalan Pantura Gresik-Lamongan di sisi utara akan diganti dengan beton. Hal ini dilakukan agar jalan itu tidak mudah rusak kembali. Begini rencananya.

Penulis: M Taufik | Editor: Eben Haezer Panca
Surabaya.tribunnews.com/M Taufik
Beginilah kondisi salah satu titik jalan yang rusak di Gresik. Untuk mencegah kerusakan di masa yang akan datang, Pemkab Gresik mengajukan usulan agar jalan nasional itu dibeton. 

SURYA.co.id | GRESIK – Jalur pantura Gresik-Lamongan di sebelah utara yang banyak mengalami kerusakan bakal diganti dengan beton.

Hal ini dilakukan agar jalan tersebut tidak lagi mudah rusak ketika dilewati kendaraan besar, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini.

Jalan Daendels dari Kecamatan Manyar hingga Bungah itu memang kondisinya sangat memprihatinkan.

Saking banyaknya lubang, belakangan ini jalur tersebut biasa disebut Jeglongan Sewu oleh warga.
Sampai-sampai, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf alias Gus Ipul pun ikut menyebutnya Jeglongan Sewu ketika melakukan sidak dan melihat banyaknya kubangan air di sepanjang jalan ini.

Rencana pembangunan jalan menggunakan beton atau cor tersebut sudah diusulkan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto ke pemerintah pusat.

“Jalan tersebut statusnya jalan nasional, jadi yang berwenang adalah pemerintah pusat melalui BBPJN (Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional),” ungkap Sambari.

Karena itu, Pemkab Gresik maupun Pemprov Jatim hanya bisa mengusulkan dan terus mendorong BBPJN untuk segera memperbaiki atau membangun jalan ini.

“Yang terus kami dorong adalah pembangunan jalan sepanjang 7 kilometer, dari Manyar hingga Kecamatan Sembayat,” sambung dia.

Sambari pun mengaku, saat berkordinasi dengan pemerintah pusat, dia telah mengusulkan agar pembangunan jalan ini bukan lagi dengan aspal, melainkan diganti dengan beton atau dicor.
Alasannya, jalan ini merupakan jalur kendaraan besar yang melintas dari dan menuju sejumlah pusat industri di Gresik.

“Agar kuat dan tidak mudah rusak lagi, menurut kami jalan tersebut harus diganti dengan beton atau cor. Karena jalan ini merupakan jalur lintasan kendaraan-kendaraan besar,” imbuh Sambari.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved