Berita Banyuwangi

Banyuwangi Entaskan 5.093 Anak Putus Sekolah

"Meski sudah didekati agar bisa sekolah, tetap saja tidak mau sekolah. Pusing juga kami. Tapi ini terus diusahakan, termasuk melibatkan Pusat Kegiatan

Banyuwangi Entaskan 5.093 Anak Putus Sekolah
Surya/Haorrahman
Bupati Bany‎uwangi saat rapat koordinasi Bidang Pendidikan di Banyuwangi, Kamis (5/1/2016).‎ ‎ 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Sulihtiyono mengatakan, mekanisme penuntasan anak-anak ini ada tiga skema.

Skema pertama, anak yang ditemukan putus sekolah sesuai usianya, misalnya saat kelas III atau IV SD langsung dikembalikan ke sekolah normal.

Skema kedua, jika ditemukan putusanya dikelas VI tidak perlu dikembalikan, tetapi langsung ikut ujian akhir dengan diberi modul sebagai bahan mengerjakan ujian.

"Ketiga, jika ditemukan sudah lewat usianya, bisa diikut program paket. Kalau masih setingkat SD, bisa ikut kejar paket A, untuk SMP paket B dan SMA paket C. Sebelum ikut ujian kejar paket, mereka akan diberi pembelajaran dengan crash program atau belajar yang dipadatkan," ujarnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Untuk kasus-kasus penuntasan ini jika tidak memungkinkan skenaro I, II dan III, pemerintah masih memberikan pilihan dengan memberikan program pendidikan wirausaha.

"Contohnya, mereka kita beri pelatihan pengasuh bayi, kerajinan bersinergi dengan dinas terkait, ataupun ketrampilan lain untuk bekal hidupnya kelak," kata Sulihtiyono.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved