Film

VIDEO - Para Pemain Film 'Promise' Temui Fans hanya dari Atap Plaza, Lihat Akibatnya

PENGGEMAR KECEWA: "Kenapa sudah sampai Royal kalian ngga masuk? Kecewa!" Tapi inilah wawancara SURYA dengan Mikha Tambayong, Mawar Eva dan Dimas.

SURYA.co.id | SURABAYA - Para penggemar aktor film Promise yang menunggu di lobi Cinema 21 Royal Plaza Surabaya harus kecewa karena tak bisa bertemu langsung dengan idola mereka.

Neovanni Puspita Rochmatika, salah satu penggemar yang menunggu, mengungkapkan kekesalannya lewat akun Instagram @neovannipuspita11 di kolom komentar Instagram Film Promise.

"Kenapa sudah sampai Royal kalian ngga masuk? Kecewa," keluhnya, Selasa (3/1/2017).

Seperti yang dikonfirmasi pihak Royal Plaza Surabaya, hal ini dikarenakan izin keramaian belum didapatkan EO acara meet and greet.

Terpaksa Dimas Anggara (Rahman), Mikha Tambayong (Moza), dan Mawar de Jongh (Salsabila) melakukan konferensi pers di rooftop mal, sebagaimana dilaporkan reporter Pipit Maulidiya via Facebook Live di atas.

Sebelumnya, beredar janji bahwa para pemain film Promise akan menyapa para penggemar pukul 14.00 WIB. 

Itu bersamaan dengan jadwal tayang film tersebut, Kamis, 5 Januari 2017 di Royal Plaza Surabaya.

Meski begitu Dimas, Mikha dan Mawar tetap berharap penggemar mereka menyaksikan film Promise di bisokop terdekat.

Mereka juga sempat berfoto dan ngobrol bersama beberapa fans yang sejak awal menyusup di antara para wartawan.

"Akan banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari film Promise. Salah satunya adalah tentang janji, seperti judul film itu sendiri. Janji adalah utang, dan sampai kapan pun itu harus ditepati. Selain karena ada kami, penonton akan dimanjakan dengan view dan alur ceritanya. Ngga akan bisa ditebak," terang Dimas Anggara pemeran utama, Rahman dalam film Promise.

Selain ada Dimas dan Mikha, film Promise juga diwarnai peran Mawar de Joung, seorang pendatang baru.

Mawar yang berperan sebagai Salsabila ini sempat mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa bermain bersama beberapa aktor senior lainnya.

"Sebelumnya, aku cuma main FTV, jadi benar-benar beda. Film layar lebar, aku harus benar-benar serius dan maksimal. Kalau FTV bisa pakai obat tetes mata, yang ini aku harus benar-benar nangis. Harapannya, penonton bisa baper dan mengambil pelajaran dari film yang kami bawakan," tutupnya. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved