Berita Regional

Nasib Ibu dan Anak ini Sungguh Tragis, setelah Diculik, Diperkosa lalu Dibunuh

"AYO angkat mayat, ayo bantu angkat...angkat," teriak sejumlah anggota Polres Bangka saat mengangkat karung berisi mayat Imelda dari dalam lumpur.

foto:tribunnews.com
Polisi melakukan olah TKP kasus pembunuhan ibu dan anak di rumah tersangka Aliong (39), di Jl Cendana Desa Rebo Sungailiat Bangka, Selasa (3/1/2017). 

SURYA.co.id | BANGKA - Nasib tragis dialami ibu dan anak ini. Betapa tidak, keduanya menjadi korban pembunuhan.

Bahkan, kondisi mayat Imelda (32) dan Aura (6) sangat memprihatinkan.

Saat diangkat dari dalam lumpur bekas tambang (TI) di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Selasa (3/1/2017) siang jenazah mereka telah menebar aroma tak sedap.

"Ayo angkat mayat, ayo bantu angkat...angkat," teriak sejumlah anggota Polres Bangka saat mengangkat karung berisi mayat Imelda dari dalam lumpur.

Setelah sebuah karung berisi jasad Imelda diangkat, polisi kemudian menuju titik lainnya, sekitar 30 meter dari titik pertama.

Di titik kedua, polisi juga menemukan sebuah karung dalam lumpur berisi jasad Aura.

Masing-masing karung berisi mayat, diikat tali dan batu gunung oleh pelaku, sehingga dak dapat mengapung.

Beberapa anggota polisi dan wartawan sempat menutup lubang penciuman karena aroma tak sedap dari jasad dua korban.
"Ayo masukan dalam kantong mayat," perintah Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Andi P, memerintahkan anggotanya di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di kasus pembunuhan sadis menimpa Imelda (32) dan anak perempuannya, Aura (6).

Ada kemungkinan, kedua korban lebih dulu diperkosa, sebelum dihabisi nyawanya oleh pelaku, tersangka Aliong (39), warga Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Halaman
12
Editor: Parmin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved