Berita Sumenep Madura

Dua Hari Sumenep Diguyur Hujan Lebat, Puluhan Hektar Sawah dan Rumah Terendam Banjir

"Kita datang selain melihat kondisi banjir, juga sedikit memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bah banjir, baik yang sawahnya dan padinya

Dua Hari Sumenep Diguyur Hujan Lebat,  Puluhan Hektar Sawah dan Rumah Terendam Banjir
surya/Mohammad Rifai
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dan beberapa petugas dari BPBD Sumenep, meninjau lokasi banjir dan memberikan santunan bagi warga yang rumah tempat tinggalnya dilanda banjir. 

SURYA.co.id | SUMENEP – Setelah sebelumnya hujan deras yang bertubi-tubi mengguyur wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, hingga menggenangi kawasan Perum Batu Kencana, Desa Batuan, Kecamatan Kota Batuan, Sumenep, Madura, kini kejadian serupa juga terjadi di dua desa, yakni Desa Candi, Kecamatan, Dungkek, Sumenep, Selasa pagi (3/1/2017).

Puluhan hektar lahan persawahan dan sebagian rumah warga di desa tersebut, terendam air bah hujan.

Akibatnya, tanaman padi yang mulai berbuah hancur total karena terendam air bah hujan yang sejak Senin malam hingga Selasa pagi diterjang banjir.
Tidak ada korban jiwa tapi sedikitnya 10 rumah warga mengalami kerusakan akibat banjir.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi yang mendapat laporan adanya banjir di Desa Candi, langsung terjun ke lokasi bencana bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep.

Wabup Fauzi selain meninjau lokasi bencana juga memberikan santunan bagi warga yang rumah dan sawahnya rusak karena terendam banjir.

"Kita datang selain melihat kondisi banjir, juga sedikit memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bah banjir, baik yang sawahnya dan padinya rusak, juga yang sebagian tempat tinggalnya terendam banjir," ujar Wabup Fauzi saat meninjau lokasi banjir di Desa Candi kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Selasa (3/1/2017).

Pihaknya, berjanji bersama tim dari BPBD membantu meringankan beban warga yang terkena banjir, juga akan berusaha pada tahun ini untuk membangun bendungan air di sekitar lokasi banjir, atau memperlebar jaringan irigasi atau sungai, agar air bah banjir tidak meluber dari sungai ke persawahan dan perkampungan warga.

"Kita akan coba bicarakan dengan Dinas PU Pengairan, untuk mencegah datangnya banjir lagi di Desa Candi. Kemungkinan dengan membuat bendungan atau memperlebar saluran air sungai agar luapan air hujan tidak meluber ke tanaman padi warga," tegasnya.

Di lain pihak, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Sumenep, Febrianto, melalui Kabid Penanggulangan Bencana, Syaiful Arifin mengatakan, pihaknya bersama petugas dari Kecamatan Dungkek telah berupaya mengatasi masuknya air bah banjir ke rumah penduduk dengan mencarikan pembuangan air ke sungai-sungai terdekat.

"Kami bersama Pak Wabup memberikan bantuan paket sembako, matras atau tempat tidur, makanan siap saji, lauk pauk, selimut kepada 11 warga pemilik rumah yang terendam banjir. Semoga ini bisa sedikit mengurangi beban mereka karena rumahnya terendam banjir," beber Syaiful kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sedangkan 11 rumah warga yang terkena banjir yakni rumah milik Yani, Syarkawi, Sahnabi, H Mayshuri, Bu Sahna, Maryani, Bahriya, H Usman, Surahdi, Kamul dan rumah milik Dulla.

Walaupun kerusakan rumahnya akibat banjir tidak parah, tapi bantuan paket sembako bisa membantu mereka untuk kebutuhan hidup selama dalam proses evakuasi akibat genangan banjir.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved