Ekonomi dan Bisnis

Akhir Tahun 2016, Kediri Catat Rekor Inflasi Terendah se Jatim

Kota Kediri mencatat rekor sebagai kota di Jawa Timur dengan inflasi terendah pada akhir 2016. Bagaimana caranya?

Akhir Tahun 2016, Kediri Catat Rekor Inflasi Terendah se Jatim
philstar
ilustrasi inflasi 

SURYA.co.id | KEDIRI - Penghujung tahun 2016 ditutup Kota Kediri dengan mencatatkan rekor sebagai kota di Jatim yang mengalami inflasi terendah.

Hingga periode tersebut, inflasi Kota Kediri tercatat hanya 0,36 persen.

Sedangkan inflasi tertinggi dialami Kota Jember yang mencapai 0,93 persen, kemudian disusul Kota Malang 0,58 persen dan peringkat tiga Kota Surabaya 0,56 persen.

Selain Kota Kediri, inflasi terendah juga terjadi di Kota Probolinggo sebesar 0,38 persen.

Kepala BPS Kota Kediri Ellyn T Brahmana menjelaskan, rendahnya inflasi karena ada sinergi yang bagus Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
"Kerja keras TPID yang sungguh-sungguh mampu mengendalikan inflasi," jelasnya, Selasa (3/1/2017).

Ellyn berharap pada tahun ini tetap mampu mempertahankan laju inflasi di Kota Kediri.

"Ada banyak faktor yang mempengaruhi inflasi sehingga harus diatasi bersama-sama," sambungnya.

Sementara Kepala Perwakilan BI Kediri Djoko Raharto menyebutkan pertumbuhan ekonomi Kota Kediri cukup bagus. Karena pertumbuhan ekonomi yang meningkat juga mampu menekan inflasi.

"Untuk mengendalikan inflasi kita harus mengendalikan harga-harga kebutuhan bahan pokok," jelasnya.

UMKM Kota Kediri juga bangkit baik hasil kerajikan dan makanan.

Sementara Dra Yetty Sisworini, Kepala Disperindagtamben Kota Kediri menyebutkan kondisi cuaca juga dipengaruhi harga sejumlah komoditi.

"Namun kami berupaya melakukan operasi pasar untuk menekan inflasi," jelasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved