Peristiwa Mancanegara

Pengemudi Uber Gagalkan Perdagangan Perempuan Setelah Menguping Obrolan Penumpangnya

Seorang pengemudi taksi online Uber berhasil menggagalkan aktivitas perdagangan perempuan setelah menguping pembicaraan tiga penumpang cantik di mobil

Pengemudi Uber Gagalkan Perdagangan Perempuan Setelah Menguping Obrolan Penumpangnya
cato institute
ilustrasi logo uber 

SURYA.co.id | CALIFORNIA - Keith Avila (34), seorang pengemudi layanan transportasi online Uber berhasil menggagalkan aktivitas perdagangan perempuan.

Seorang remaja putri yang dilaporkan hilang selama beberapa hari oleh keluarganya pun, berhasil diselamatkan.

Seperti dikutip dari cosmopolitan, peristiwa itu berlangsung awal pekan lalu saat Avila mengangkut tiga perempuan dengan menggunakan kendaraannya.

Para penumpang tersebut minta diantarkan ke sebuah hotel di kawasan Sacramento.

Selama perjalanan, Avila mendengar dua perempuan di belakangnya terus menerus berbicara kepada perempuan remaja yang duduk di kursi depan.

Dua penumpang di jok belakang itu mengatakan apa saja yang harus dilakukan remaja perempuan tersebut apabila telah masuk ke dalam kamar hotel.

"Periksa senjatamu dan ambil uangnya sebelum kamu disentuh pria tersebut," ujar Avila menirukan ucapan dua penumpang perempuan di belakangnya kepada si remaja perempuan.

Percakapan itu membuat Avila curiga. Karena itu, begitu tiga penumpangnya meninggalkan mobil setibanya mereka di hotel, Avila langsung menelepon polisi dan menceritakan kecurigaanya.

Dia juga memberitahu polisi nomor kamar hotel yang dia ketahui setelah mendengar obrolan para penumpangna.

Benar saja, setelah menerima laporan tersebut, polisi yang datang ke lokasi hotel langsung melakukan pemeriksaan.

Setelah diselidiki, rupanya perempuan remaja yang ada di dalam kamar hotel tersebut adalah remaja 16 tahun yang dinyatakan hilang oleh keluarganya.

Selama dinyatakan hilang, remaja perempuan tersebut terjebak dalam sindikat perdagangan perempuan.

Polisi juga menangkap Destiny Pettway (25) serta Maria Westley (31), dua perempuan yang merancang pertemuan antara korban dengan lelaki hidung belang di hotel tersebut.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved