Kamis, 9 April 2026

Citizen Reporter

Singgah di Namira, Masjid Baru Ikon Lamongan

Namira ini bukan hotel, namun rumah ibadah, masjid yang didesain tak ubahnya sebuah hotel.. singgah di Namira mencicipi keasrian dan keademan ibadah..

Editor: Tri Hatma Ningsih
istimewa/langkah kaki
Masjid Namira Lamongan 

Reportase Ahmad Fadhil Luqman
Siswa Kelas X MIPA3 SMA Negeri 1 Gresik

PERTAMA melihatnya, banyak yang terjebak dan menduga Namira adalah hotel. Ternyata, bangunan seluas lebih dari 7.500 meter persegi itu tak lain adalah masjid.

Beralamat di Jalan Raya Mantup Jotosanur, Tikung, Lamongan, Masjid Namira terbagi menjadi dua bangunan. Bangunan pertama digunakan untuk taman pendidikan Al Quran, sedangkan bangunan kedua yang diresmikan pada 2 Oktober 2016, digunakan sebagai tempat salat dan pengajian.

Memasuki Masjid Namira, pengunjung akan disuguhi bangunan yang megah, halaman parkir yang luas, serta kantin masjid di pojok dekat jalan raya yang bisa dimanfaatkan pengunjung.

Di sebelah bangunan pertama terdapat jalan menuju bangunan kedua. Memasuki bangunan kedua,  kemegahan sesungguhnya Masjid Namira bisa disaksikan.

Taman-taman indah ditumbuhi bunga aneka warna, di hamparan rumput hijau, dilengkapi dengan kolam, mempercantik penampakan Namira.

Di dekat area wudhu, terdapat televisi layar datars yang menayangkan agenda-agenda yang diadakan Masjid Namira. Sandal, sarung, mukena tersedia di tempat peminjaman.

Begitu memasuki masjid, kaki akan dimanjakan dengan empuknya karpet yang membentang dan bau semerbak wangi kontan tercium. Tubuh yang panas karena terpaan hawa panas akan didinginkan oleh udara dingin menyejukkan.

Dua proyektor dengan layar lebar tersedia di antara lukisan kaligrafi. Bagian depan mihrab imam terbentang kiswah yang dilindungi kaca. Kaca juga dipilih menjadi dinding Masjid Namira. Nah, dari dalam masjid, lewat dinding kaca inilah bisa disaksikan pengunjung masjid tengah berswafoto di pelataran masjid.

Pengunjung juga bisa menambah daya untuk telepon genggam karena tersedia puluhan stop kontak mengitari dinding masjid.

Minggu (25/12/2016) itu usai salat di Masji Namira, kami memilih beristirahat sebentar sembari menyesap air dingin gratis dari lemari pendingin yang disediakan untuk pengunjung di teras Masjid Namira. Sungguh asri dan adem.

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved