Berita Sumenep Madura

Kinerja Dewan Sumenep Dinilai Mandul, Setahun dari 24 Raperda hanya selesai 10

GEMPAR yang menggelar orasi di halaman depan kantor parlemen menyesalkan kinerja Dewan yang terkesan tidak beriktikad baik.

Kinerja Dewan Sumenep Dinilai Mandul, Setahun dari 24 Raperda hanya selesai 10
surya/moh rivai
Puluhan mahasiswa Sumenep yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Ekstra Parlemen (Gempar) mendatangi kantor DPRD Sumenep, dan mereka diterima oleh Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, Kamis (29/12/2016) 

SURYA.co.id | SUMENEP – Puluhan mahasiswa Sumenep yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Ekstra Parlemen (Gempar) mendatangi kantor DPRD Sumenep, Kamis (29/12/2016). Mereka mempersoalkan kinerja DPRD Sumenep yang sangat lemah bahkan dibilang mandul karena berbagai kerja DPRD belum diselesaikan.

Gempar yang menggelar orasi di halaman depan kantor parlemen menyesalkan kinerja Dewan yang terkesan tidak beriktikad baik dalam upaya untuk peningkatan pembangunan di Sumenep. Hal itu dibuktikan dengan masih belum selesainya bebarapa rancangan peraturan daerah (Raperda) di sepanjang tahun 2016.

‘’ Bayangkan saja, dari 24 Raperda yang seharusnya sudah bisa diselesaikan menjadi Perda, ternyata hanya 10 Perda, itu dari 10 Perda saat masih dalam proses. Padahal Perda tersebut dinantikan oleh masyarakat Sumenep,’’ kata Mahfud Amin, korlap GEMPAR.

Selama ini, lanjut Mahfud Amin, banyak anggota Dewan yang hanya berkutat pada ego dan kepentingan pribadi dalam membahas Raperda menjadi Perda. Sehingga pada saat pembahasan satu Raperda menjadi Perda sangat lama bahkan memakan waktu lama dan banyak biaya yang harus dikeluarkan.

Salah satu pembahasan Raperda yang sering didramatisir, salah satunya pembahasan Reperda Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang terjadi tarik menarik antara eksekutif dengan legislatif. Sehingga seharusnya SOPD selesai satu bulan sebelum pergantian tahun anggaran tahun 2017.

‘’ Hasil kinerja Dewan ini ternyata tidak imbang dengan intensitas kunjungan kerja (kungker) Dewan, yang menghabiskan dana sekitar Rp 6,1 Milyar,’’ sambung Mahfud Amin.

Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma yang menemui para aktifis GEMPAR mengakui bahwa memang hingga saat ini Dewan masih bekerja menyelesaikan tugas legislasinya yakni membentuk Raperda menjadi Perda.

Kalaupun masih baru 10 Perda yang diselesaikan, maka Raperda tersebut masih bisa diselesaikan di tahun berikutnya.

‘’ Jadi, untuk itu kami mempersilahkan kawan-kawan mahasiswa mengawal kinerja Dewan, sehingga semua rencana pembangunan melalui Perda bisa kita capai bersama,’’ kata Herman Dali Kusuma di hadapan mahasiswa pendemo.

Ditambahkan, bahwa Kinerja DPRD tidak hanya saja pada pembahasan Raperda menjadi Perda, tetapi ada tugas lain pula yakni pengawasan yang harus menjadi tugas Dewan. Karenanya, Perda yang hanya sedikit terselesaikan bukan karena Dewan diam akan tetapi karena banyaknya tugas lain yang melekat pada seorang anggota Dewan yang juga harus diselesaikan.

‘’ Tapi walaupun demikian, kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang mengingat kinerja Dewan, dan kami tentu akan terus berbenah untuk Dewan yang lebih baik,’’ pungkasnya.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved