Berita Banyuwangi

Puskesmas di Banyuwangi Wajib Periksa Jajanan Sekolah, Alasannya. . .

Puskesmas harus memeriksa minimal radius 500 meter jajanan yang dijual di sekitar sekolah, yang biasa didatangi anak-anak.

Puskesmas di Banyuwangi Wajib Periksa Jajanan Sekolah, Alasannya. . .
surya/ist
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi menaruh perhatian terhadap jajanan anak-anak di sekolah.

Bahkan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengintruksikan agar Puskesmas untuk memeriksa jajanan yang ada di sekitar sekolah.

"Puskesmas harus memeriksa minimal radius 500 meter jajanan yang dijual di sekitar sekolah, yang biasa didatangi anak-anak," kata Anas, Rabu (28/12/2016).

Anas mengaku prihatin dengan banyak berita yang beredar, anak-anak sudah menghidap penyakit yang membahayakan.

Bahkan ada berita dari media, anak kecil sudah harus cuci darah.

"Itu salah satunya dari jajanan yang dijual di sekitar sekolah," kata Anas.

Karena itu, pihak sekolah juga harus memerhatikan hal ini. Sekolah diminta untuk mengumpulkan para penjual jajanan yang biasa mangkal di sekitar sekolah.

"Ajak para pedagang itu untuk berubah. Ini untuk anak-anak kita," kata Anas.

Para penjual jajanan untuk anak-anak itu harus juga memikirkan kesehatan anak-anak. Jangan mau mengambil untungnya saja.

"Beri mereka pengertian, anak-anak itu juga anak mereka. Juallah makanana yang menyehatkan. Jaga kebersihannya. Kalau tidak mau berubah, larang saja mereka berjualan," kata Anas.

Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved