Berita Madiun

Mahasiswa Pencabul Balita di Madiun Dijerat Pasal Berlapis

"Dakwaanya, pasal 82 undang-undang perlindungan anak, dan alternatifnya pasal 289 KUHP," kata Kepala Seksi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Madiun, Hamba

Mahasiswa Pencabul Balita di Madiun Dijerat Pasal Berlapis
surya/rahadian bagus
Bayu Samodra Wijaya tersangka pencabulan anak di bawah umur akhirnya ditahan, Selasa (6/11/2016) siang. 

SURYA.co.id | MADIUN - Kasus pencabulan di bawah umur dengan tersangka Bayu Samodra Wijaya, akhirnya disidangkan, Rabu (28/12/2016) di Pengadilan Negeri Kota Madiun.

Sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan dipimpin ketua majelis hakim Ni Kadek Kusuma Wardani, serta dua anggota Ika Dhianawati dan Prasetyo Nugroho.

Dalam surat dakwaanya, tim jaksa sebanyak empat orang, diwakili Rini Suwandari menuduh terdakwa dengan pasal berlapis.

Jaksa menjerat terdakwa dengan pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman minimal lima tahun kurungan penjara maksimal 15 tahun penjara.

Selain itu, terdakwa juga didakwa dengan pasal 289 KUHP tentang tindak pidana pencabulan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

"Dakwaanya, pasal 82 undang-undang perlindungan anak, dan alternatifnya pasal 289 KUHP," kata Kepala Seksi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Madiun, Hambaliyanto yang juga ikut dalam tim jaksa penutut umum.

Hambaliyanto, mengatakan rencananya sidang akan kembali digelar minggu depan dengan agenda ekspesi terdakwa. "Minggu depan, eksepsi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, SF (5) putri kandung pasangan suami istri Yati Maryati dan Dimas Kurniawan menjadi korban pencabulan yang dilakukan tetangganya, Bayu Samodra Wijaya.

Yati, ibu korban melaporkan kasus pencabulan yang menimpa putrinya itu pada 18 Juli 2016 ke Polsek Manguharjo.

Tersangka yang berstatus mahasiswa di perguruan tinggi swasta di Kota Madiun, sempat ditahan sekitar dua minggu di polsek. Namun, tersangka dibebaskan setelah mengajukan penangguhan penahanan.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved