Perampokan Pulomas

Saksi Mata Perampokan di Pulomas Bergidik Ngeri Lihat 11 Korban Ditumpuk Dengan Penuh Darah

Pembantaian yang dilakukan oleh kawanan perampok di Jl Pulomas Utara, Jakarta Timur, membuat para saksi mata bergidik ngeri. Begini kata mereka.

Tribunnews/Akhdi martin pratama
Rumah nomor 7A, Pulomas, Jakarta Timur yang menjadi lokasi perampokan serta pembunuhan, Selasa (27/12/2016). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Feryanto Hadi

SURYA.co.id | JAKARTA - Pembantaian yang diduga dilakukan kawanan perampok di Jalan Pulomas Utara nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (28/12/2016) dini hari dinilai tindakan keji.

Komplotan itu sengaja menumpuk 11 orang di dalam sebuah kamar mandi berukuran 1,5 meter.

Lima diantaranya dalam kondisi meninggal. Sementara seorang lainnya meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Lutfi (34) yang turut mengevakuasi korban menuturkan betapa menyeramkannya pemandangan yang ia saksikan saat pintu kamar mandi berhasil dibuka.

"Orang-orang ditumpuk sudah kayak barang saja. Sebagian tergencet dan meninggal. Darah bercucuran di lantai kamar mandi," jelasnya ditemui di lokasi.

Satu orang korban, Diona Arika (16) bahkan sudah tidak berpakaian lengkap dan dalam kondisi meninggal.

"Saya tutup badannya pakai keset karena saat itu saya tidak menemukan apa-apa," jelasnya.

"Sungguh sangat kejam apa yang dilakukan para penjahat itu. Saya ngilu melihatnya," imbuh Lutfi.

Keenam orang yang tewas adalah Dodi Trino (69), pemilik rumah, bersama dua anaknya Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian Amel, teman anak pemilik rumah serta dua sopir, yaitu Yanto dan Tasrok, ikut meregang nyawa.

Sedangkan lima orang yang ditemukan dalam keadaan hidup adalah Emi (41), Zanette Kslila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23) dan Windy (23).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan bahwa sementara ini diduga korban tewas karena kehabisan oksigen. Apalagi, seluruh korban dalam peristiwa tersebut ditumpuk dalam kamar mandi berukuran 1,5 meter.

"Posisi mereka terkunci dari luar. Para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen," kata Argo Yuwono.

Baca: Perampok Sadis Sekap 11 Orang di Kamar Mandi, 6 Orang Tewas

Editor: Eben Haezer Panca
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved