Hukum Kriminal Surabaya

VIDEO - Detik-detik Pasutri Mencopet Tas dan HP di Mal Area Surabaya

VIDEO AKSI COPET DI SURABAYA, Minggu (25/12/2016) sekitar 15.30 WIB di sebuah Mal di Jalan Ahmad Yani.

SURYA.co.id | SURABAYA - Di tengah keramaian pengunjung mal, kawanan pencopet yang diduga melibatkan pasangan suami istri (Pasutri) beraksi di sela-sela pengunjung salah satu mal kawasan Surabaya Selatan.

Dari hasil rekaman CCTV yang kini dikantongi penyidik Polsek Gayungan, pelaku pria mengenakan kaos putih dilapisi jaket gelap terlihat mendekat di box bayi yang dibawa salah seorang pengunjung.

Di dekat box bayi itu terlihat seorang perempuan berjilbab terlihat membelakangi box bayi.

Pria itu terlihat pura-pura memilih sepatu dan sandal di dekat box bayi. Ia terlihat dua kali mengambil barang di saku box bayi dan hasilnya diserahkan ke perempuan berambut panjang mengenakan kaos putih.

Barang pertama yang diambil seperti dompet dan kedua seperti ponsel.

Rekaman CCTV dengan durasi 1 menit 11 detik itu terlihat cukup jelas. Pria berpostur agak gemuk saat mengambil barang menggunakan tangan kiri dan tangan kanannya pura-pura memilih sepatu.

Setelah kedua barang sudah dikuasai perempuan dan dimasukkan tas, mereka langsung berjalan menjauh.

Dari bukti rekaman CCTV tersebut, polisi kini menelusuri siapa perempuan dan lak-laki yang beraksi di Mal.
Diduga pasutri ini, kerap beraksi di beberapa mal dan sasarannya adalah pengunjung.

Informasinya, kejadian itu menimpa keluarga Heri asal Sidoarjo. Peristiwa itu terjadi Minggu (25/12/2016) sekitar 15.30 WIB di sebuah mal di Jalan Ahmad Yani, Surabaya bagian selatan.

Heri saat itu melihat bioskop dan istrinya belanja sepatu dengan anakya yang masih bayi.

Tas berisi dompet dan ponsel itu ditaruh saku samping box bayi dan saat itu istri Heri sedang ngobrol dengan temannya. Ketika lengah itu, barang milik korban disikat pencopet yang pura-pura memilih sepatu.

Kapolsek Gayungan Kompol Esti Setija Oetami mengimbau kepada masyarakat agar waspada walau belanja di mal.

"Masyarakat agar tetap waspada dengan barang bawaan seperti dompet dan ponsel atau barang berharga lainnya," tuturnya.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved