Indonesia Soccer Championship

Ini Alasan Madura United Mempertahankan Coach Gomes de Oliviera

Gomes de Olivera, pelatih asal Brasil dipastikan akan tetap menjadi arsitek tim berjuluk Laskar Sape Kerrap untuk musim depan.

Ini Alasan Madura United Mempertahankan Coach Gomes de Oliviera
surya/dya ayu
Gomes de Oliviera 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Ditengah gencarnya tim-tim lain merombak pelatih kepala dan tim, Madura United memilih tetap mempertahankan.

Gomes de Olivera, pelatih asal Brasil dipastikan akan tetap menjadi arsitek tim berjuluk Laskar Sape Kerrap untuk musim depan.

Dipilihnya kembali Gomes untuk meracik strategi Engelbert Sani dkk ini dikarenakan pada kompetisi 2016 kemarin Gomes berhasil membawa Madura berada di posisi atas klasemen.

"Gomes diberikan tantangan baru oleh Manajemen di musim depan dan dia mengaku siap menerima tantangan yang kami sodorkan. Itu berarti Gomes tetap bersama Madura United hingga musim depan," kata Manajer Madura United Haruna Soemitro, Minggu (25/12/2016).

Dalam tantangan tersebut, manajemen menarget Gomes harus kembali membawa Madura United berada di posisi atas klasemen.

"Tantangan yang paling penting adalah kembali membawa tim ini berada di papan atas kompetisi mendatang," ujar Haruna.

Sebelum melatih tim asuhannya, Gomes saat ini kembali ke Brasil untuk menikmati masa liburnya.

Selama masa liburannya ini, Gomes mengisi waktu dengan mengikuti kursus kepelatihan untuk menambah keahliannya.

"Gomes kemarin (Sabtu,red) pulang ke Brasil untuk kursus lisensi A pro dengan praktek magang di klub besar Flamingo hingga 22 Januari 2017 mendatang," jelas Haruna.

Diharapkan dengan mengikuti kursus kepelatihan ini, Gomes semakin matang dalam melatih sehingga akan berdampak baik pada tim yang akan ia latih.

"Peningkatan lisensi dan pengalamannya nanti semoga sangat bermanfaat bagi Madura United," tutupnya.

Seperti diketahui, Gomes termasuk pelatih yang sukses membawa Madura United merajai turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu.

Madura yang awalnya dipandang sebelah mata mampu menjadi tim pemuncak klasemen hingga 15 pekan berturut-turut meski akhirnya harus finish diposisi ketiga klasemen setelah kalah dari Persipura Jayapura dan Arema Cronus.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved