Profil
Dokter Cantik ini Punya Alasan Khusus Mengambil Spesialis Kulit dan Kelamin
Menjadi seorang dokter spesialis kulit dan kelamin menjadikan berkah tersendiri bagi Dr. Ni Putu Susari Widianingsih, SpKK, FINSDV, FAADV dan keluarga
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Musahadah
SURYA.co.id|SURABAYA - Menjadi seorang dokter spesialis kulit dan kelamin menjadikan berkah tersendiri bagi Dr. Ni Putu Susari Widianingsih, SpKK, FINSDV, FAADV dan keluarganya.
"Untuk dokter kulit ini kan tidak terlalu menyita waktu, praktek sesuai jam dan perjanjian," kata Putu.
Sebenarnya wanita kelahiran Singaraja, 26 Maret 1970 alumnus Fakultas Kedokteran Unair Tahun 1995 lalu, belum terpikir untuk melanjutkan ke jenjang spesialis kulit dan kelamin.
"Inginnya sih ambil spesialis mata atau kandungan," cetus penggemar olahraga lari.
Tapi kondisi Putu yang saat itu sudah berkeluarga mempertimbangkan agar praktek dokter nantinya tidak banyak menyita waktu. Ia menjatuhkan pilihan mendalami spesialis kulit dan kelamin.
Di tambah lagi saat tugas di Puskesmas Tembok Dukuh, Putu yang juga direktur utama Klinik Surabaya Skin Centre banyak menemukan kasus penyakit kulit, makin memantapkan untuk mengambil spesialis kulit dan kelamin.
Yang jelas kata Putu yang menjadi sekretaris I kelompok studi Dermatoligi laser Indonesia, sejak kuliah ia suka dengan hal hal yang menggunakan tindakan.
Misalnya untuk spesialis kulit dan kelamin pasti membutuhkan tindakan untuk penangan."Saya suka dengan hal hal yang membutuhkan tindakan, seperti operasi dan lainnya,"tukas penghobi baca dan gowes.