Berita Jakarta

Pemerintah Arab Saudi Kenakan Biaya Visa Tambahan Untuk Umroh, Ini Nilainya

Arab Saudi memberlakukan kebijakan penambahan biaya visa untuk jemaah yang hendak melakukan umrah lebih dari sekal dalam kurun waktu setahun.

Pemerintah Arab Saudi Kenakan Biaya Visa Tambahan Untuk Umroh, Ini Nilainya
Tribunnews.com/M Zulfikar
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin saat berbicara kepada awak media, Rabu (21/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

SURYA.co.id | JAKARTA -‎ Pemerintah Arab Saudi memberlakukan kebijakan penambahan biaya visa untuk jemaah yang hendak melakukan umrah lebih dari satu kali dalam kurun waktu setahun‎. Hal itu dikatakan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin.

"Ada penambahan biaya visa untuk umrah lebih dari satu kali dalam setahun. Namun kalau yang baru pertama kali umrah tentunya dibebaskan biaya visa,"‎ kata Lukman di kantornya, Selasa (20/12/2016).

Menurut Lukman, biaya yang akan dikenakan tersebut sebesar 2.000 riyal Arab Saudi. Pemberlakukannya mulai efektif pada 1 Muharram 1938 H atau 2 Oktober 2016.

"Dalam rentang waktu satu tahun untuk yang umrah kedua, ketiga dan seterusnya akan dikenakan biaya visa 2.000 riyal saudi arabia. Itu berlaku mulai 1 Muharram," tuturnya.

Masih kata Lukman, pemberlakukan biaya visa tambahan itu merupakan wewenang dari sebuah negara dalam membuat kebijakan. Namun menurutnya, ‎pemerintah tidak akan tinggal diam dalam menyikapi kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut.

"Saya sudah mengirimkan surat pada menteri haji Arab Saudi, agar jamaah Indonesia dikecualikan pengenaan biaya umrah. Kita tetap hormati kebijakan pemerintah Arab Saudi," ujarnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved