Indonesia Soccer Championship

Nilai Kontrak Pemain BFC Tergantung Prestasi Selama Kompetisi ISC 2016

CORET PEMAIN. Manajemen Bhayangkara FC (BFC) akhirnya membeberkan alasan tidak mempertahankan lebih dari 30 pemain BFC non Polri 2016.

Nilai Kontrak Pemain BFC Tergantung Prestasi Selama Kompetisi ISC 2016
surya/dya ayu
Pemain Bhayangkara FC saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Minggu (27/11/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Manajemen Bhayangkara FC (BFC) akhirnya membeberkan alasan tidak mempertahankan lebih dari 30 pemain BFC non Polri 2016.

Hal ini sebagai wujud profesionalitas tim.

"Ke depan BFC dipastikan tidak akan mengedepankan kekeluargaan, tapi lebih pada prestasi. Karena kami ingin BFC ini profesional dan pemainnya bisa bermain bola secara skill, buka kekeluargaan," kata Asisten Manajer BFC AKBP Sumardji, Rabu (21/12/2016).

BFC juga akan membedakan nilai kontrak tiap pemain, tergantung prestasi selama berlaga di ISC 2016.

Ini terjadi karena di musim depan akan mati-matian memperbaiki prestasi dan target yang diusung BFC di 2017 mendatang.

"Untuk kontrak dan sebagainya kami sudah mengambil kebijakan bukan melihat kekeluargaan, tapi melihat prestasi. Jadi di sini kami akan menyesuaikan sesuai dengan prestasi yang mereka torehkan selama ini," jelasnya.

Terkait kontrak ini, pria yang menjabat sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Timur (Jatim) ini kemabali menegaskan bahwa manajemen BFC tidak mau main-main dengan pemberian nilai kontrak pemain.

Dengan demikian diharapkan pemain akan bermain lebih maksimal nantinya saat berlaga di musim depan.

"Kami tidak mau sembarangan dan kami ingin pemain kami sejahtera. Semua pasti kita sesuaikan asalkan mereka berprestasi," tegasnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved