Berita Madiun

Giliran Bos Aston Diperiksa KPK untuk Saksi Wali Kota Madiun

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, ada 12 saksi yang dipanggil penyidik KPK untuk diperiksa di gedung Bhara Makota, Jalan Pahlwan, Madiun.

Giliran Bos Aston Diperiksa KPK untuk Saksi Wali Kota Madiun
surya/rahadian bagus
Sekda Pemkot Madiun, Maidi penuhi panggilan KPK,Jumat (16/12/2016). Ia mendatangi lokasi pemeriksaan dengan membawa berkas atau dokumen terkait pengadaan sarpras di Kota Madiun 2009-2016 

SURYA.co.id|MADIUN - Hari kedua dalam minggu ini, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil para pengusaha di Kota Madiun, Selasa (20/12/2016) siang.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, ada 12 saksi yang dipanggil penyidik KPK untuk diperiksa di gedung Bhara Makota, Jalan Pahlwan, Kota Madiun.

Mereka dipanggil sebagai saksi kasus gratifikasi dengan tersangja Wali Kota Madiun.

Mereka adalah, Harsono Lukito, Komisaris Utama PT. Bumi Pembangunan Persada sekaligus pemilik Hotel Aston. Andy Sulaksono Direktur PT Jatisono Multi Konstruksi. Ferry Soetanto Komisaris PT. Remaja Abadi Sejahtera. Moch Turino Junaedy Komisaris PT. Anugerah Mulia Perdana, dan Joko, Karyawan Swasta.

Lalu Widodo, ST Direktur CV Jati Wangi, Hari Prasetyo Direktur CV Mitra Karya, Bambang Wahyudi ST Direktur CV Wahana Putra Putra Perdana, Adi Yuwono Direktur Cv.Zelva Aditama, Triyadi Wicaksono Direktur CV.Karya Tata Mandiri, Anisah Sri Wahyuni SH, karyawan swasta.

Hingga berita ini diunggah pemeriksaan masih berlangsung di dalam gedung secara tertutup.

Sekitar pukul 14.45, Sekertaris Daerah Kota Madiun, Maidi mendatangi gedung tempat pemeriksaan. Dia mengaku hanya menyerahkan berkas atau dokumen terkait dengan pengadaan barang dan jasa di Pemkot Madiun.

"Terkait (dokumen) pengadaan kota," kata Maidi yang enggan merinci pengadaan apa yang dia maksudkan.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved