Berita Madiun

Hummer, Mini Cooper, Range Rover dan Wrangler Milik Wali Kota Madiun Disita, Ini Kata Jubir KPK

MOBIL MEWAH. "Tadi malam telah dilakukan penyitaan terhadap 4 mobil untuk tersangka BI yaitu; Hummer, Mini Cooper, Range Rover dan Wrangler,"

Hummer, Mini Cooper, Range Rover dan Wrangler Milik Wali Kota Madiun Disita, Ini Kata Jubir KPK
rahadian bagus
Tim KPK sita mobil mewah Wali Kota Madiun, Jumat (16/12/2016) sekitar pukul 22.00 WIB. Empat mobil itu adalah Hammer warna putih bernopol B 11 RRU, Range Rover warna hitam bernopol B 111 RUE, Jeep Rubicon B11RUE, Mini Coopers warna putih bernopol B 1279 CGY. 

SURYA.co.id|MADIUN - Sekitar dua bulan ini tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dan memeriksa saksi, terkait kasus gratifikasi proyek pembangunan Pasar Besar Kota Madiun (PKBM) dengan tersangka Wali Kota Madiun, Bambang Irianto.

Dimulai penggeledahan ruang kantor Wali Kota Madiun, Bambang Irianto, pada Senin (17/10/2016) sekitar pukul 11.30 WIB.

Terakhir, pada Jumat (17/12/2016) sekitar pukul 22.00, penyidik KPK menyita empat mobil mewah milik orang nomor satu di Kota Madiun ini.

Sementara, pemilik empat mobil mewah ini masih mendekam di rumah tahanan negara kelas I Jakarta Timur cabang gedung KPK, Jakarta sejak ditahan pada Rabu (23/11/2016) yang lalu.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Sabtu (17/12/2016) siang membenarkan penyitaan empat mobil mewah dari kediaman Bambang Irianto.

"Tadi malam telah dilakukan penyitaan terhadap 4 mobil untuk tersangka BI yaitu; Hummer, Mini Cooper, Range Rover dan Wrangler," kata Febri.

Dikatakannya, aset pribadi disita semalam, terkait dengan dugaan penerimaan gratifikasi. Empat mobil mewah itu merupakan hasil pemberian suap yang diterima BI.

"Penyitaan terkait dengan dugaan penerimaan gratifikasi yang dianggap pemberian suap yang diterima BI," katanya.

Febri menuturkan, saat ini penyidik juga masih menyelidiki aset pribadi lain yang dimiliki Bambang Irianto.

Apabila, terbukti memiliki keterkaitan dengan penerimaan gratifikasi, selanjutnya akan dilakukan penyitaan.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved