Breaking News:

Peristiwa Mancanegara

VIDEO - Mengerikan, Para Perempuan Ini Bertaruh Nyawa Cuma Demi Naik Komuter

SETIAP hari, rata-rata 9 orang di stasiun ini meninggal dunia karena harus berebut naik ke dalam komuter. Salah satunya, terekam di video ini.

SURYA.co.id | MUMBAI - Persoalan transportasi menjadi hal yang sangat genting di Mumbai, India.

Di kota yang terkenal sebagai salah satu pemasok utama artis-artis Bollywood tersebut, masyarakat tidak memiliki banyak pilihan transportasi yang terjangkau, apalagi nyaman.

Setidaknya hal ini tergambarkan dalam sebuah video yang memperlihatkan situasi saat ratusan perempuan berebut memasuki komuter di salah satu stasiun lokal.

Seperti dilansir dari video yang diunggah oleh kantor berita Daily Mail ke akun Youtube, terlihat para perempuan yang sebagian besar baru pulang dari bekerja itu sedang menunggu kedatangan komuter.

Nah, ketika komuter yang mereka tunggu-tunggu akhirnya tiba, mereka pun berebut masuk ke dalamnya. Ironisnya, mereka berebut masuk ketika kereta bahkan belum benar-benar berhenti.

Akibatnya, terlihat dalam video itu seorang perempuan sampai terjatuh ke lintasan. Tentu saja, insiden ini sangat berbahaya karena bisa saja perempuan itu tergilas oleh roda-roda komuter.

Saat perempuan itu terjatuh, para penumpang lain seakan tidak mau tahu. Mereka tetap saja berebut untuk masuk dan mendapat ruang di dalam komuter.

Prateek Joshi (27), salah satu pelanggan setia komuter itu mengatakan bahwa dirinya tak punya pilihan moda transportasi lain yang lebih cepat dan mudah dijangkau.

Satu-satunya pilihannya adalah komuter tersebut.

"Kereta adalah satu-satunya alat transportasi yang paling cepat dan murah dibandingkan dengan taksi yang mahal. Saya sudah menggunakan layanan komuter ini sekitar 10 tahun dan saat ini situasinya menjadi semakin memburuk dari hari ke hari," ujarnya.

Karena menjadi satu-satunya moda transportasi paling terjangkau, maka masyarakat pun selalu berebut ketika hendak menggunakan layanannya.

Hal ini kemudian berbanding lurus dengan tingginya tingkat kecelakaan yang terjadi di lintasan komuter.

Menurut data Kepolisian Kereta Api setempat, setidaknya sembilan orang meninggal setiap hari dalam insiden yang melibatkan kereta lokal.

Sepanang satu dekade ini, setidaknya 25.722 orang mengalami celaka saat berebut masuk kereta api.

Dari angka tersebut, sebanyak 3.305 orang meninggal dunia hanya di tahun 2015.

Baca: Libur Natal dan Tahun Baru 2017, DAOP VII Madiun Tambah 3 Kereta

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved