Senin, 13 April 2026

Indonesia Soccer Championship

Pelatih Mitra Kukar Akui Pemainnya Kurang Tenang dan Cerdik

"Anak-anak kurang cerdik ketika mendapatkan bola, itu kelemahan kami," ujar Jafri Sastra kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Jumat (16/12/2016).

Penulis: Fitra Ariestianto | Editor: Yoni
surya/Fitra herdiana
Jafri Sastra pada saat jumpa pers setelah pertandingan selesai 

 SURYA.co.id | LAMONGAN - Jafri Sastra pelatih Mitra Kukar, mengakui kemenangan Persela Lamongan pada pertandingan terakhir mereka, diturnamen Torabika Soccer Championship dengan skor 1-0, dikarenakan pemainnya kurang tenangnya ketika menguasai bola dan juga kurang cerdik memanfaatkan peluang.

"Anak-anak kurang cerdik ketika mendapatkan bola, itu kelemahan kami," ujar Jafri Sastra kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Jumat (16/12/2016).

Sementara itu mengkomentari ributnya Jafri Sastra dengan striker mereka Marlon Da Silva, yang tak mau diganti pada babak kedua. Menurutnya tidak patut dicontoh.

"Saya mengganti pemain itu kan karena ada alasannya, dia selama babak pertama tidak memberikan kontribusi yang bagus kepada tim. Maka saya putuskan untuk menarik dia, namun dia malah menunjukan itikad yang tidak semestinya," paparnya.

Menurut Jafri Sastra, tingkah negatif pemain yang seperti ini tidak patut untuk dicontoh dan sebaiknya Mitra Kukar tidak bekerjasama dengan pemain seperti ini.

"Dia kan pemain bola ke Indonesia bekerja, jadi kalau tidak mau diatur sama pelatih lebih baik pulang saja," tutup Jafri Sastra.

Sementara itu M Bakhtiar pemain Mitra Kukar, mengatakan jika pada saat pertandingan melawan Persela Lamongan, teman-temannya kurang maksimal.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved