Pemkot Surabaya

Lelang Park And Ride, Pemkot Surabaya Anggarkan Dana APBD Rp 217 Miliar

"Untuk lantai satu, bisa memuat kendaraan sampai 57 unit bus. Itu nanti, pengunjung yang mau ke KBS turun dari terminal Joyoboyo, langsung melewati ba

Lelang Park And Ride, Pemkot Surabaya Anggarkan Dana APBD Rp 217 Miliar
surya/habibur rohman
Sejumlah anak-anak bermain di genangan air kawasan Terminal Joyoboyo, Surabaya, Selasa (29/12/2015). surya/habibur rohman 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) rupanya tidak main-main dalam membangun Park and Ride di Terminal Joyoboyo.

Dana yang digelontorkan lun tudak sedikit, yakni Rp 217 miliar dari APBD Kota Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, pembangunan Park and Ride Terminal Joyoboyo saat ini memasuki proses lelang.

Dimana, setelah akhir bulan Desember tahun ini harus segera terselesaikan sehingga bisa dikerjakan pada awal 2017 mendatang.

Rencanannya, pembangunan Park and Ride Terminal Joyoboyo digarap secara multiyers yakni dua tahun dengan menelan biaya APBD Rp 217 miliar.

Yang nantinya, dalam pembangunan ini akan memiliki lima lantai. Untuk lantai bawah, akan difungsikan sebagai tempat parkir bus dan intermoda.

Di tahun 2017, Pemkot Surabaya akan mulai membangun underpass dan basemant. Kemudian di tahun 2018, Pemkot Surabaya kembali akan melanjutkan pembangunan ditahap kedua.

Yakni, pembangunan struktur lantai satu sampai rooftop, dan pembangunan arsitektur, MEP dan lansdcaping.

"Untuk lantai satu, bisa memuat kendaraan sampai 57 unit bus. Itu nanti, pengunjung yang mau ke KBS turun dari terminal Joyoboyo, langsung melewati basemant yang terhubung secara langsung. Sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan," kara Irvan kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Lima lantai yang akan dibangun itu berada tepat di Terminal Joyoboyo saat ini. Sedangkan untuk kontrol room tetap berada di kantor UPTD Terminal Joyoboyo, sebagai pusat monitoring trem yang nantinya akan dipasang.

"Kantornya tetap, tidak ada perubahan. Ruang kontrolnya tetap di lantai tiga," jelas Irvan kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Seperti yang diinginkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melanjutkan pembangunan park and ride sebagai penunjang trem dan mempermudah akses penghubung ke KBS.

"Cukup lah dua tahun. Jadi 2019 bisa dioperasionalkan. Jadi warga bisa parkir dengan nyaman tanpa perlu kepikiran buat cari tempat parkir ketika ke KBS," kata Risma.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved