Berita Ekonomi Bisnis

Produk Antivirus Mulai Bidik Segmen Ritel ternyata seperti ini Tujuannya

SELAMA INI market terbesar Antivirus masih bertumpu pada segmen korporat, dengan market share mencapai 70 persen.

Produk Antivirus Mulai Bidik Segmen Ritel ternyata seperti ini Tujuannya
surya/sugiharto
Dua petugas memperlihatkan produk antivirus, Kamis (15/12/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Produk antivirus mulai membidik segmen ritel untuk meningkatkan penjualan.

Ini dilakukan, karena selama ini market terbesar Antivirus masih bertumpu pada segmen korporat, dengan market share mencapai 70 persen. Sementara segmen ritel hanya 30 persen.

Marketing Director PT Prosperita Mitra Indonesia, Chrissie Maryanto, mengatakan, dengan melakukan penetrasi di segmen ritel, pihaknya berharap penjualan untuk market non korporat ini tahun depan naik 10 persen menjadi 40 persen dari total penjualan.

Setahun berikutnya atau 2018 diharapkan naik 10 persen lagi. Sehingga antara segmen korporat dan ritel penetrasi pasarnya sama-sama 50 persen.

"Itu komposisi pasar ideal yang kita targetkan. Dan kita akan serius mewujudkannya," ujarnya, Kamis (15/12/2016).

PT Prosperita Mitra Indonesia, merupakan distributor produk antivirus Eset untuk wilayah Indonesia Timur dan Timor Leste.

Menurut Chrissie, Eset pertama kali meramaikan pasar antivirus di Indonesia pada 2008. Selama sekitar delapan tahun tersebut, pangsa pasarnya terus membaik.

Data International Data Corporation (IDC) menyebutkan, saat ini pengusaan pasar Eset di pasar antivirus tanah air mencapai 11 persen atau berada diperingkat keempat.

Salah satu upaya penguatan pangsa pasar yang dilakukan adalah dengan membuka toko Eset di Hitech Mall Surabaya.

Ini dilakukan, karena pengguna personal computer (PC) maupun smartphone di Surabaya berkembang cukup pesat.

"Selain itu, Surabaya merupakan pintu masuk ke pasar untuk wilayah Indonesia Timur," katanya.

Nah, sejauh ini, seiring dengan pentingnya keamanan, pertumbuhan kinerja penjualan Eset di wilayah ini juga terus mengalami peningkatan.

"Setahun rata-rata pertumbuhan penjualan kami mencapai 20 hingga 30 persen," tegas Chrissie.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved