Berita Mojokerto

Gara-gara ini Empat Gedung Rawat Inap Puskesmas Batal Diperbaiki

EMPAT PUSKESMAS itu rawat inapnya baru bisa diperbaiki pada 2017 dan 2018 mendatang.

Gara-gara ini Empat Gedung Rawat Inap Puskesmas Batal Diperbaiki
surya/sudarma adi
Salah satu puskesmas yang sudah selesai dibangun dan dioperasikan, yakni Puskesmas Kedungsari. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Keberadaan rawat inap puskesmas sebenarnya ditargetkan semua bakal tuntas pada tahun ini. Namun Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Mojokerto masih menyisakan empat rawat inap puskesmas yang gagal diperbaiki, karena dana dialihkan untuk penyelesaian pembangunan 23 puskesmas lain.

Empat puskesmas yang sudah direncanakan untuk diperbaiki rawat inapnya, tapi tak bisa terlaksana adalah Puskesmas Gondang, Puskesmas Jatirejo, Pesanggrahan dan Dlanggu. Empat puskesmas itu rawat inapnya baru bisa diperbaiki pada 2017 dan 2018 mendatang.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinkes Kabupaten Mojokerto, Nanda Hasan Sholikin menjelaskan, sebenarnya empat puskesmas itu sudah masuk rencana perbaikan rawat inapnya, termasuk dana.

Namun ternyata, masih ada puskesmas yang butuh perbaikan atau pembangunan maksimal, sehingga dana itu dialihkan untuk puskesmas lain.

"Ya akhirnya gagal diperbaiki dan tertunda tahun berikutnya," tuturnya kepada wartawan, Rabu (15/12/2016).

Dijelaskan, untuk perbaikan rawat inap di empat puskesmas itu dilakukan pada 2017 dan 2018, dengan rincian 2017 pada Gondang, Jatirejo dan Dlanggu. Sedangkan pada 2018 baru difokuskan pada Puskesmas Pesanggrahan.

"Kalau yang Pesanggrahan, kami memang berencana sekalian merelokasi puskesmasnya, sehingga baru digarap 2018 mendatang," katanya.

Dengan baru diperbaiki pada tahun depan, maka kucuran dana APBD juga pada 2017 dengan memakai Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).

Untuk Puskesmas Gondang dianggarkan Rp 13 miliar, Puskesmas Jatirejo sebesar Rp 10 miliar, dan Puskesmas Dlanggu sejumlah Rp 9 miliar.

"Untuk yang Pesanggrahan baru dianggarkan 2018 mendatang. Penggunaan DBHCHT ini sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan 2016 ini," ujarnya.

Selain empat puskesmas itu, tujuh pembangunan puskesmas dan 16 perbaikan rawat inap puskesmas sudah tuntas hingga akhir tahun ini.

Meski sudah tuntas, namun ada dua puskesmas yang butuh pembersihan lokasi sebelum benar-benar dioperasikan. Kedua puskesmas itu ada di Kemlagi dan Jetis.

"Sebenarnya 23 puskesmas sudah tuntas 100 persen, hanya dua puskesmas itu saja yang perlu dibersihkan dulu selama 2-3 hari. Setelah dibersihkan, bisa mulai dioperasikan," pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved