Berita Pasuruan

Nganggur, Pasangan Suami Istri ini Mencoba Pekerjaan Berdosa dan Malah Apes

Pasangan suami istri (pasutri) Hendro Pranoto (30) dan Dwi Suhartini (40) warga Dusun Batok, Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan digelandang

Nganggur, Pasangan Suami Istri ini Mencoba Pekerjaan Berdosa dan Malah Apes
surya/galih lintartika
TERBONGKAR : Hendro Pranoto (Kanan kaus merah) , Dwi Suhartini (Tengah kaus merah) , dan Slamet Riadi (kiri kaus putih) saat diamankan di Polsek Purwodadi. 

SURYA.co.id|PASURUAN - Pasangan suami istri (pasutri) Hendro Pranoto (30) dan Dwi Suhartini (40) warga Dusun Batok, Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan digelandang ke Mapolsek Purwodadi, Senin (12/12/2016) pagi.

Keduanya ditangkap saat asyik pesta sabu.

Dari keduanya, polisi menyita barang bukti tiga kantong plastik klip kecil yang berisi sabu-sabu seberat 0,22 gram, 2,5 gram, 5 gram.

Kapolsek Purwodadi AKP Slamet Santoso mengatakan, keduanya ditangkap atas dugaan pengedaran sabu di wilayah Purwodadi.

Selama ini, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pasutri inilah yang menjadi pemasok utama sabu di Purwodadi.

"Kami gerebek di rumah kontrakannya, ternyata mereka sedang pesta sabu," katanya , Selasa (13/12/2016).

Dia mengatakan, dalam pemeriksaan, aktivitas kurir sabu ini sudah dilakukan keduanya sejak dua bulan terakhir.

Mereka mengakui hasil dari menjadi kurir digunakannya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

"Mereka sama - sama tidak memiliki pekerjaan tetap. Mereka juga pecandu berat sabu. Makanya, begitu ada tawaran menjadi kurir, mereka menerimanya," terangnya.

Setiap satu paket hemat (pahe), dikatakan Slamet, keduanya mendapatkan upah Rp 50.000.

Selama ini, mereka menjualnya di teman - temannya. Modus transaksi mereka adalah pembeli datang langsung ke rumah tersangka ini. "Untuk uang pembeliannya ditransfer ke rekening dua tersangka ini," papar Slamet.

Dalam pemeriksaan, kata Slamet, kedua tersangka ini mendapatkan barang dari Slamet Riadi (45) warga Perum Taman Puspa Angas Wangi, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Setelah itu, kedua tersangka ini dibawa ke rumah Slamet Riadi. "Sesampainya di Sidoarjo, ternyata Slamet Riadi ada di rumahnya. Dia langsung kami amankan dan dibawa ke Mapolsek Purwodadi," tandasnya.

Pihaknya akan koordinasi dengan Satnarkoba Polres Pasuruan untuk menindaklanjuti perkara ini.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved