Tempo Doeloe

Riwayat Ibu Gus Dur Mendidik 6 Anak setelah KH Wahid Hasyim Wafat dalam Usia 38 Tahun

KH WAHID HASYIM lahir di Jombang, 1 Juni 1914 dan meninggal dunia di Cimahi, 19 April 1953 pada umur 38 tahun.

Riwayat Ibu Gus Dur Mendidik 6 Anak setelah KH Wahid Hasyim Wafat dalam Usia 38 Tahun
nu.or.id
Nyai Wahid Hasyim dan keluarga/Dok: Perpustakaan PBNU. 

Atas kerja kerasnya tersebut, Nyai Sholehah berhasil mencukupi kebutuhan bagi pendidikan keenam anaknya. Apalagi 6 anaknya tersebut terbilang anak-anak yang cerdas dan sholeh.

Semua anaknya itu dididik dan disekolahkan di Jakarta untuk pertama kali, kemudian ada yang melanjutkan ke Jawa Tengah (Pesantren Tegal Rejo), ITB, dan Mesir.

Dalam hal pendidikan agama, ketika suaminya masih hidup, anak-anak Nyai Sholehah sering mengaji kepada ayahnya sendiri di tengah kesibukannya menjabat sebagai Menteri Agama.

Tradisi shalat jamaah pun diterapkan betul oleh Nyai Sholehah untuk mewujudkan kedisiplinan anak-anaknya.

Setiap maghrib harus berjamaah, lalu dilanjut dengan mengaji Al-Qur’an bersama-sama. Khusus malam Jumat, mereka juga diharuskan membaca tahlil secara berjamaah.

Dalam pandangan Nyai Sholehah, pendidikan agama sangat penting dalam membina moral anak-anak sehingga peran apapun yang dijalani anak-anaknya kelak, mereka tetap terjaga untuk taat kepada Tuhannya.

Selain itu, pendidikan rohani juga mampu menjadikan anak tidak mudah minder (kecil hati) karena Islam mendidik manusia berhati besar tetapi tidak sombong.

Pendidikan berharga yang selalu ditekankan oleh Nyai Sholehah juga terkait dengan berusaha menjadi diri sendiri, beramal dengan karya sendiri, tidak menggantungkan dan membonceng orang lain, terutama membonceng kebesaran orang tua.

Karena menurutnya, lebih baik menjadi orang besar karena karyanya sendiri daripada menjadi besar karena orang tuanya.

Oleh sebab itu dalam pandangan Nyai Sholehah, bekal akhlak dan ilmu pengetahuan mempunyai peran yang sangat penting. (nu.or.id/Fathoni/Disarikan dari Majalah Risalah Islamyah Jakarta, Edisi Nomor 7-IX, tahun 1977.)

Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved