Breaking News:

Terduga Teroris Ditangkap

Perempuan Terduga Teroris Bekasi Pernah Bekerja Sebagai TKI, Begini Kata Nusron Wahid

PEREMPUAN yang ditangkap Densus 88 di Bekasi karena keterlibatannya dalam sindikat terorisme, pernah bekerja sebagai TKI. Begini kata Nusron Wahid.

Tribunnews.com
Kartu identitas Dian Yulia Novi dan surat wasiat yang sempat dibuatnya. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Dian Yulia Novi, perempuan yang ditangkap Densus 88 dalam keterkaitannya dengan terorisme, ternyata pernah bekerja sebagai buruh migran.

Hal ini dibenarkan oleh Badan nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Menurut mereka, perempuan asal Cirebon itu adalah TKI yang terdaftar secara prosedural di lembaganya.

Personel Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap Dian dan dua pria di Bekasi beberapa waktu lalu sebelum mereka menjalankan aksinya di Istana Negara.

"Memang benar yang bersangkutan tercatat sebagai TKI," ungkap Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dalam keterangan resmi menanggapi penangkapan TKI dalam kasus teror, Minggu (11/12/2016), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

"Kami memang sudah sejak lama memberikan warning kepada TKI agar hati-hati karena memang gerakan ISIS dan teror menyasar TKI untuk direkrut,” imbuhnya.

Baca: Terduga Teroris yang Ditangkap di Ngawi Berkaitan dengan Bom Bekasi, Benarkah?

Berdasarkan data di BNP2TKI, Dian lahir di Cirebon, 4 Juli 1985.

Ia memegang paspor bernomor AN537753 dengan tanggal paspor 26-1-2010 dan nomor visa 571095/62.

Saat itu Dian menjadi TKI tujuan Oman dan diberangkatkan PPTKIS Hijrah Amal Pratama.

Dian bekerja sebagai women worker di Oman dengan majikan Hamad Saleem Mansour.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved