Berita Surabaya

Gus Solah Bantah Masuk Dewan Pengawas YPP

“SAYA saja kaget kok tiba-tiba banyak yang menanyakan posisi saya di YPP. Padahal saya sendiri tidak tahu," ujar Gus Solah, Jumat (9/12/2016).

Penulis: Yoni | Editor: Parmin
surya/sutono
Gus Solah (kanan) dalam sebuah acara di Ponpes Tebu Ireng, Jombang, Minggu (30/10/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pinpinan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid atau akrab disapa Gus Solah membantah kabar di media sosial (medsos) bahwa dirinya duduk sebagai Ketua Dewan Pengawas Yayasan Peduli Pesantren (YPP).

Menurut Gus Solah dirinya tidak pernah menyatakan kesediaan bergabung dalam kepengurusan YPP yang diketuai Hary Tanoesodibjo (HT).

Dia bahkan mengaku kaget banyak mendapat pertanyaan dari para alumni Tebuireng dan kolega tentang keberadaan dirinya di YPP yang digagas oleh Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) itu.

Dirinya merasa namanya dicatut oleh YPP, karena tidak pernah dikonfirmasi sebelumnya.

Mantan Komisioner Komnas HAM ini mengaku memang pernah ditemui oleh orang Hary Tanoe yang bernama Syafril Nasution, tapi sampai hari ini dirinya tak pernah menyatakan kesediaannya bergabung di YPP untuk posisi apapun.

“Saya saja kaget kok tiba-tiba banyak yang menanyakan posisi saya di YPP. Padahal saya sendiri tidak tahu. Ternyata kabarnya sudah ramai di medsos. Ini jelas nama saya dicatut,”tegas adik kandung Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid itu saat menggelar Jumpa Pers di Hotel Horison, Surabaya, Jumat (9/12/2016).

Gus Solah mengungkapkan, pencatutan namanya itu jelas masuk kategori perbuatan tidak menyenangkan. Namun, dirinya tidak akan melakukan somasi atau langkah hukum lainnya.

Dirinya lebih memilih melakukan klarifikasi kepada media massa agar pesannya bisa sampai ke khalayak luas.

Langkah klarifikasi di media ini diambil karena banyaknya pertanyaan yang dialamatkan kepada dirinya.

“Ini bagian dari tabayyun saya, sebab saya tak mungkin menjawab satu per satu pertanyaan yang dialamtkan kepada saya. Lewat media ini saya berharap klarifikasi ini bisa menjawab pertanyaan banyak pihak kalau saya tidak terlibat dalam YPP,”tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved