Indonesia Soccer Championship

Persela Vs Bhayangkara FC, Adu Strategi Dua Sahabat Karib

DUEL SAHABAT. Pertandingan menarik bakal tersaji dalam lanjutan turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) pekan ke-33 antara Bhayangkara FC (BFC)..

Persela Vs Bhayangkara FC, Adu Strategi Dua Sahabat Karib
surya/dya ayu
Ibnu Grahan pelatih Bhayangkara FC dan Aji Santoso Pelatih Persela Lamongan (tengah) saat prescon di Polda Jatim, Kamis (8/12/2016) sore. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertandingan menarik bakal tersaji dalam lanjutan turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) pekan ke-33 antara Bhayangkara FC (BFC) menjamu Persela Lamongan, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (9/12/2016) besok.

Ini beralasan karena dua tim memiliki memiliki pelatih yang sudah teruji meracik strategi yang mumpuni.

Ibnu Grahan, pelatih BFC dikenal cerdik dan cermat memilih dan mengolah kemampuan pemain yang didominasi pemain muda.

Tentu hal ini tidak mudah karena ego pemain muda lebih sulit dikendalikan dibanding pemain senior.

Hingga saat ini Ibnu terbilang sukses membawa BFC menjadi tim yang disegani dan ditakuti tim lain sepanjang laga ISC 2016.

Sementara Pelatih Persela, Aji Santoso merupakan sosok yang pandai membaca situasi tim yang sedang ia pimpin sehingga di tiga laga terakhir tampil tanpa kalah.

Tahukah anda  bahwa kedua pelatih ini sejatinya merupakan sahabat jika berada di luar lapangan.

Dulunya Ibnu Grahan merupakan asisten Aji Santoso saat Aji masih menjadi pelatih di Persebaya tahun 2009-2010 lalu.

Itu tentu sedikit banyak keduanya sering saling bertukar ilmu dan saling mencuri ide dan strategi.

"Ya kami kemarin sempat komunikasi lewat BBM, saling guyon. Saya bilang ke Aji kalau besok itu waktunya BFC menang, terus beliau (Aji,red) bilang kalau Persela yang menang. Saya jawab yang namanya bos itu harusnya ngalah sama anak buahnya (Ibnu menjelaskan obrolannya dengan Aji,red)," kata Ibnu Grahan Pelatih BFC, Kamis (8/12/2016) sore saat prescon di Polda Jatim.

Ibnu mengaku meski memiliki kedekatan erat namun dirinya dan Aji akan tetap profesional dan sama-sama menampilkan tim asuhannya dengan fair.

"Meski kami dekat tapi tetap fair dan profesional besok (Jumat,red). Sementara 90 menit kita akan jadi musuh namun sebelum dan sesudah pertandingan kami akan berteman lagi," tutur Ibnu.

Senada dengan Ibnu, Aji Santoso mengungkapkan bahwa di laga ke-33 tersebut dia tetap akan bertindak sebagai pelatih yang baik tanpa memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi.

"Ya tetap profesional. Saya juga telah menyiapkan strategi yang tidak bisa saya sampaikan disini karena itu bagian dari strategi saya melawan BFC, yang jelas kami akan mencari kemenangan," tutur Aji Santoso, Kamis (8/12/2016).

Penulis: Dya Ayu
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved