Berita Lamongan

BREAKING NEWS: Truk Muatan Air Mineral Terguling di Perlintasan KA Lamongan, Arus Lalin Macet

PERLINTASAN BERBAHAYA.Kali kedua dalam dua pekan ini, truk bermuatan kemasan air mineral terguling di perlintasan double track barat Terminal Lamongan

BREAKING NEWS: Truk Muatan Air Mineral Terguling di Perlintasan KA Lamongan, Arus Lalin Macet
surya/hanif manshuri
Truk muatan air mineral kemasan yang terguling di perlintasan KA barat Terminal Lamongan, biang kemacetan panjang, Selasa (6/12/2016). 

SURYA.co.id|LAMONGAN - Kali kedua dalam dua pekan ini, truk bermuatan kemasan air mineral terguling di perlintasan double track barat Terminal Lamongan, Selasa (6/12/2016).

Kali ini truk nopol G 1791 DE yang dikemudikan Adi Sudi Sutrisno (25) warga Desa Mariboyo RT 03 RW 03 Kecamatan Keramat Kabupaten Tegal.

Truk yang melaju dari arah timur itu terseret hingga ke utara karena perlintasan KA licin usai turun hujan.

Kecelakaan ini tidak sampai menimbulkan korban tewas maupun luka.

"Begitu terseret ke utara saya ikuti saja. Berhenti ada suara kriet - kriet saya tinggal turun,"ungkap Adi Sudi Sutrisno kepada Surya.co.id, Selasa (6/12/2016).

Nah, begitu ditinggal turun, beberapa saat kemudian truk bermuatan berat melebihi tonase mencapai 35 ton itu terguling ke utara.

Untung di utara truk tidak ada pengendara lewat atau para kuli panggul yang biasa menunggu di jalur itu.

Air mineral,  Le Mineral kemasan dari Pasuruan  tujuan Tegal langsung tumpah berantakan.

Separuh bangkai  mobil ada di badan jalan.

Praktis ini membuat arus lalu lintas macet dan padat merayap.

Saat musim hujan tanpa ada kecelakaan saja sering macet karena kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatan ketika melintas di perlintasan itu.

Apalagi bersamaan ada kecelakaan dan hujan turun, seperti saat kejadian kecelakaan ini.

Kanit Laka, Ipda Henki Yuana saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengungkapkan, muatan truk besar ini terlalu berat dan tinggi.

"Truk yang bermuatan barang seharusnya memperhitungkan beban dan ketinggian tumpukan. Apalagi saat melintas di Lamongan,"ungkap Henki.

Hingga berita ini dikirim, kemacetan masih terjadi. Sementara sejumlah anggota lantas tetap siaga di lokasi karena truk belum ditarik dan muatan yang tumpah berserakan belum dikemasi.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved