Breaking News:

VIDEO - Sri Bintang Pamungkas, Bergelar Doktor dari Amerika tapi Percaya Ramalan Jawa

SRI BINTANG PAMUNGKAS. Dia menafsirkan ramalan Jayabaya abad XII untuk meneropong politik Indonesia modern. Menurut anda, rasionalkah?

Editor: Yuli

Apa isi ramalan Jayabaya?

Bintang menguraikan tujuh ramalan tentang ksatria dari abad XII dan mengaitkan dengan sosok Presiden Indonesia berikut ini.

Pertama, satriya kinunjara murba wasesa. Satria yang terpenjara, cakap dalam banyak hal dan akhirnya mulia. Bintang menafsirkan sebagai Presiden Soekarno atau Sukarno atau Bung Karno.

Kedua, satriya mukti wibawa kesandhung kesampar. Satria yang kaya dan berwibawa tapi tersandung banyak masalah dan terjungkal. Bintang menafsirkan sebagai Presiden Soeharto.

Ketiga, satria jinumput, tutur gawe wirang. Satria yang diangkat tetapi kebijakannya memalukan. Bintang menafsirkannya sebagai Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie. 

Keempat, satria lelana tapa ngrame, wuta ngiteri jagad. Satria pengembara yang bertapa dalam keramaian dan buta tetapi keliling dunia. Bintang menafsirkan sebagai Presiden Abdurrahman Wahid. 

Kelima, satria piningit hamung tuwuh. Satria yang "dipingit" dan hanya tumbuh.  Bintang menafsirkan sebagai Presiden Megawati binti Sukarno.

Keenam, satria pinilih hamboyong pambukaning gapura, gelar klasa tanpa anglenggahi. Satria yang terpilih membawa era baru, menyiapkan tikar tetapi tidak mendudukinya. Bintang menafsirkan sebagai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketujuh, satria pinandhita sinisihan wahyu, ratu tanpa makhuta. Satria laksana pendeta (bukan pendeta dalam pengertian yang menyempit seperti sekarang). Satria itu mendapat wahyu Tuhan tetapi tidak mendapat mahkota atau dinobatkan.

Video itu diunggah pada 21 Juli 2014 atau sehari sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pemenang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, 9 Juli 2014 adalah Joko Widodo - Jusuf Kalla. 

Namun, dalam tafsir Bintang, pasangan Jokowi-Kalla adalah ratu tanpa makhuta. Mereka tertolak. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved