Kamis, 9 April 2026

Berita Jatim

Ribuan Pemuda Ansor Bergerak jika Aksi 2 Desember Angkat Isu Berikut Ini

#MALANG - “Komitmen bangsa Indonesia adalah NKRI dengan Bhineka Tunggal Ika. Kalau ingin mendirikan khilafah jangan di Indonesia,” katanya.

Penulis: David Yohanes | Editor: Yuli
SURYA/Sutono
DOKUMENTASI - Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jombang menggelar apel kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di halaman Masjid Agung Baitul Mukminin, Jombang, Sabtu (30/4/2016). Mereka menentang organisasi yang menghendaki khilafah Islamiyah atau imperium Islam global sambil menolak konsep negara-bangsa, antara lain Hizbut Tahrir Indonesia. 

SURYA.co.id | MALANG - Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) dan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang akan mengirimkan 5000 orang saat demo 2 Desember. Namun mereka tidak ikut unjukrasa, melainkan turut mengamankan Jakarta.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ansor Kabupaten Malang, Hasan Abadi, menilai, keragaman Indonesia adalah takdir Indonesia.

Karena itu keragaman Indonesia dalam Bhineka Tunggal Ika harus dipertahankan.

“Kami kan melawan anasir yang akan mengganti NKRI dengan khilafah,” tegas Hasan, Selasa (22/11/2016).

nahdlatul ulama Ansor Malang, Hasan Abadi banser makar
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ansor Kabupaten Malang, Hasan Abadi.

Menurut Hasan, permasalahan Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sudah selesai.

Sebab proses hukum sudah berjalan dengan sangat transparan.

Karena itu, dia menilai, demonstrasi bersandi 212 itu berpotensi merusak keutuhan NKRI.

Hasan mengingatkan adanya upaya membelokan aksi menjadi gerakan Khilafah Islamiyah.

Jika nanti gerakan ini yang muncul saat demonstrasi, Ansor siap bergerak.

“Komitmen bangsa Indonesia adalah NKRI dengan Bhineka Tunggal Ika. Kalau ingin mendirikan khilafah jangan di Indonesia,” katanya.

Lazim diketahui, Khilafah Islamiyah merujuk pada Daulah Islamiyah atau Islamic States atau imperium global Islam yang bertahan berabad-abad tapi berakhir pada era Turki Utsmani atau Ottoman Empire, 1922. 

Daulah Islamiyah semacam itu coba ditegakkan lagi melalui aneka jalur.

Kelompok yang tak sabar menempuh jalan teror, namun ada juga kelompok yang menempuh jalur tarbiyah atau pendidikan untuk berbagai kalangan. 

BERITA TERKAIT:

Banser dan Ansor NU se-Jatim Kerahkan 50.000 Anggota ke Jakarta, 2 Desember

- Jelang Aksi Demo Damai Kedua Pekan Depan, Kata Gus Ipul : Jangan Salat Jumat di Jalan

Banser Tuban Apel Akbar menyambut Hari Santri Nasional

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved