Berita Pasuruan

Tiap Minggu Polres Pasuruan Tangani 3-5 Perkara Narkoba Baru, Kebanyakan Tak Tahu Bahayanya

"Kami juga mengajak para santri untuk stop dan mencegah terjadinya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Pasuruan, karena penyalahgunaan ini...

Tiap Minggu Polres Pasuruan Tangani 3-5 Perkara Narkoba Baru, Kebanyakan Tak Tahu Bahayanya
surya/galih lintartika
PENCEGAHAN : Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba untuk memerangi narkoba. 

SURYA.co.id I PASURUAN - Satnarkoba Polres Pasuruan mulai gencar mengampanyekan stop narkoba di kalangan remaja.

Hal itu dilakukan dengan berbagai macam kegiatan, salah satunya sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba ke para remaja di Pondok Pesantren (Ponpes) Al - Falah Lebak, Kecamatan Winongan, Pasuruan, Jumat (18/11/2016) siang.

Kapolres Pasuruan AKBP Muhammad Aldian mengatakan, angka penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan cukup tinggi.

Dari data yang ada, hampir setiap minggu pihaknya menangani kasus penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya 3 - 5 perkara.

"Masih banyak orang yang belum mengerti dan paham tentang bahayanya narkoba ini," katanya kepada Surya.

Dikatakan Aldian, semua pelaku penyalahgunaan narkoba ini tidak mengetahui manfaat dan efek sampingnya.

Mayoritas mereka hanya iseng dan terbawa dengan pergaulan bebas teman - temannya.

"Kami melihat banyak kasus narkoba ini karena tidak paham. Makanya, saya ingin masyarakat Pasuruan mengetahui narkoba sehingga tidak mudah untuk mencobannya. Sekali mencoba bisa ketergantungan," paparnya

Dia menjelaskan, dalam hal ini, pihaknya memberikan informasi dan pemahaman tentang dampak serta bahayanya Narkoba.

"Kami juga mengajak para santri untuk stop dan mencegah terjadinya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Pasuruan, karena penyalahgunaan ini bisa meracuni siapa saja. Baik itu muda, dewasa ataupun tua," ungkapnya.

Alumni Akpol 1996 ini menjelaskan, peredaran narkoba saat ini sudah merambah ke berbagai pelosok pedesaan. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan jangan dibiarka .

"Penggunaan narkoba ini akan mengakibatkan banyak dampak negatif, diantaranya pengguna narkoba akan rentan terlibat dalam aksi kriminalitas seperti pencurian, perkelahian dan lainnya," ungkapnya.

Aldian mengharapkan, sosialisasi ini akan terus dilaksanakan secara berkala. Setidaknya, ada sedikit perubahan dalam hal pengetahuan dan bahayanya narkoba.

"Akan kami lakukan terus sebagai bentuk memerangi peredaran narkoba. Kedepannya akan kami lakukan kegiatan serupa mungkin dengan konsep yang sedikir berbeda," pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved