Gempa Malang

Data Terakhir, 108 Rumah Rusak Akibat Gempa Malang

Di Kecamatan Dampit 41 rumah rusak, terdiri dari sembilan rumah rusak berat, 16 rusak sedang dan 16 rusak ringan.

Data Terakhir, 108 Rumah Rusak Akibat Gempa Malang
surya/david yohanes
Rumah Abdul Kholiq, korban gempa di Malang. 

SURYA.co.id |MALANG - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabuaten Malang, Hafi Lutfi, mengatakan, pihaknya mendapat tambahan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp 2 miliar. Namun dana tersebut bukan untuk kedaruratan, hanya bisa untuk pascabencana.

“Untuk proses pemulihan pascabencana akan diambilkan dari alokasi Dana Tidak Terduga. Namun bukan sepenuhnya ditanggung BPBD, melainkan lintas sektor,” terang Lutfi.

Masih menurut Lutfi, nantinya pemulihan pascabencana  dilakukan bersama SKPD teknis. Misalnya untuk urusan jalan, akan dilakukan bersama Dinas Bina Marga. Termasuk proses pemberian bantuan kepada warga yang rumahnya rusak.

Bantuan tersebut bersifat stimulan. Nantinya kepala desa dan camat yang akan melakukan verifikasi kebutuhan. Bantuan akan diwujudkan dalam bentuk bahan.

“Jadi bukan berupa uang tunai, tapi berupa bahan. Kami akan hitung dulu material yang dibutuhkan berdasar laporan camat dan kepala desa. Setelah itu kami belanjakan dan disalurkan,” tutur Lutfi.

Sementara hasil assesment BPBD hingga Kamis (17/11) malam, jumlah rumah yang rusak sebanyak 108 unit. Kerusakan terjadi di enam kecamatan. Di Kecamatan  Tirtoyudo 30 rumah rusak, terdiri dari enam rusak berat, 10 rusak sedang dan  14 rusak ringan.

Di Kecamatan Ampelgading 33 rumah rusak, terdiri dari  enam rumah rusak berat, 24 rusak sedang dan tiga rusak ringan. Di Kecamatan Dampit 41 rumah rusak, terdiri dari sembilan rumah rusak berat, 16 rusak sedang dan 16 rusak ringan.

Di Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Turen masing-masing terdapat  satu rumah rusak berat. Terakhir di Kecamatan Sumberpucung ada satu rumah rusak, namun tanpa penghuni.

Selain itu ada sejumlah fasilitas umum yang rusak di Kecamatan Dampit. Masing-masing sebuah sekolah Taman Kanak-kanak, satu masjid, satu mushola, satu polindes dan SDN Bumirejo 01.

Penulis: David Yohanes
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved