Berita Surabaya

Jasa Penitipan Anak Jadi Pilihan Orangtua Pekerja, Niken Berharap Ada CCTV Terkoneksi dengan HP Ortu

"Prioritasku anak harus dapat pengetahuan agama, itu nomor satu. Harus punya basis agama sejak dari kecil, itu penting."

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
PENITIPAN ANAK - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, di salah satu ruang Tempat Penitipan Anak (TPA). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Menggunakan jasa tempat penitipan anak (TPA) menjadi salah satu pilihan orangtua dalam menitipkan buah hatinya selama ditinggal bekerja. Pemilihan TPA ini sendiri, mengingat lembaga ini memiliki pola pendidikan yang mumpuni.

Seperti dilakukan Adin Niken Primasari ini misalnya.

Sejak dua tahun terakhir, ia terpaksa menitipkan buah hatinya ke TPA lantaran sama-sama bekerja.

Berat memang awalnya, namun ia justru mendapat manfaat yang lebih.

"Prioritasku anak harus dapat pengetahuan agama, itu nomor satu. Harus punya basis agama sejak dari kecil, itu penting," tegas perempuan yang akrab disapa Niken ini.

Mempunyai pengalaman buruk terhadap pengasuh bayi, ia memercayakan pola asuh kepada TPA.

Selain ada keamanan dan ketenangan, Niken juga diberikan pengetahuan terkait parenting.

"Dulu pernah pakai jasa pengasuh anak, tapi karena dia tidak amanah dan mencuri uang jadinya saya memilih yang telah teruji dan berkualitas. Yaitu, menggunakan jasa di TPA," terang Niken.

Ia menambahkan, bila anak dipercayakan kepada pengurus TPA setiap enam bulan sekali, orangtua akan mendapat perkembangan perilaku dan kemampuan anak. Sehingga, orangtua tahu bagaimana bersikap.

"Kalau di rumah tidak ada yang ngawasi, di TPA inshaallah terjamin keamanannya dan tentu anak mendapat edukasi yang luar biasa. Terlebih, orangtua dapat rapor bulanan perkembangan anak," papar perempuan yang bekerja sebagai staf pemasaran di RS Dr Soetomo Surabaya ini.

Dengan menitipkan anak di TPA, Niken melihat perkembangan buah hati sangat pesat. Seperti, kemampuan beradaptasi dan mandiri.

Istri Momon Ardiansyah Fuadi ini berharap, untuk ke depan TPA di Surabaya memanfaatkan CCTV.
Sehingga, orangtua dapat mengetahui perkembangan anak yang bisa tersambung dengan mudah melalui ponsel atau PC.

"Jadi, bisa langsung bisa nge-link lihat aktivitas anak di TPA," harapnya. (ry/fai)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved