Breaking News:

Berita Mojokerto

Resmi Jabat Kejari Kota Mojokerto, Belum Tetapkan Target Kasus

"Kami baru resmi beroperasi. Saat ini kami berkoordinasi dulu," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network) usai peresmian kantor Kejari Kota Mojok

Penulis: Sudharma Adi | Editor: Yoni
surya/sudarma adi
Papan nama Kejari Kota Mojokerto yang berkantor di Jl Surodinawan dan Kepala Kejari Kota Mojokerto, Halila Rama Purnama (berjilbab) yang didampingi Kasi Intel Ali Munip (kedua dari kiri) di kantor baru, Rabu (16/11). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kota Mojokerto kini mempunyai kantor Kejaksaan Negeri (kejari) baru .

Kepala Kejari Kota Mojokerto, Halila Rama Purnama mengatakan, ia  masih melakukan koordinasi dengan jajarannya dan lembaga lain. Apalagi, pihaknya baru memiliki kantor sementara di Jl Surodinawan Kota Mojokerto.

"Kami baru resmi beroperasi. Saat ini kami berkoordinasi dulu," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network) usai peresmian kantor Kejari Kota Mojokerto, Rabu (16/11/2016).

Puluhan kasus pidana umum (pidum) maupun pidana khusus (pidsus) di Kota Mojokerto yang selama ini ditangani Kejari Kabupaten Mojokerto tentunya akan beralih kewenangan ke Kejari Kota Mojokerto.

"Terutama kami harus membicarakan ini lebih detil dengan Kejari Kabupaten Mojokerto," tegasnya.

Sedangkan untuk lingkup kerja imbuh Halila, disesuaikan dengan aturan.

"Kejari kota hanya membawahi wilayah administrasi atau Kota Mojokerto saja. Dengan begitu, hanya ada tiga kecamatan yang jadi cakupan kerja kejari, yakni Prajurit Kulon, Magersari dan Kranggan. Kalau Polres Mojokerto Kota memang membawahi wilayah Kota Mojokerto dan empat kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Tapi kalau kami hanya kota saja," urainya.

Adapun peresmian kantor dan operasional Kejari Kota Mojokerto dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Kejati Jatim.

Wakil Kejati Jatim Rudi Prabowo Aji yang meresmikan kantor itu menjelaskan, demi terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera, maka perlu ditingkatkan penegakan pelayanan hukum.

"Kejaksaan dituntut untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan, guna memperlancar pelaksanaan program pembangunan di wilayah hukumnya," tuturnya.

Sedangkan dari Pemkot Mojokerto, Wakil Walikota Mojokerto, Suyitno menguraikan, wilayah Kota Mojokerto memang tak memiliki SDA, dan hanya memiliki SDM saja.

"Oleh karena itu, kami berusaha mendidik dan membina SDM agar dapat melaksanakan program pembangunan dengan maksinal dan meningkatkan pelayanan di segala bidang, sesuai koridor hukum yang ada," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved