Hukum Kriminal Surabaya

Pemilik 2,3 Kg SS Dituntut 20 Tahun

"Terdakwa adalah korban dari Maheruddin Tanjung (terdakwa pada berkas perkara lain). Materinya akan kami sampaikan dalam pembelaan mendatang," ujar pr

Pemilik 2,3 Kg SS Dituntut 20 Tahun
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (kiri) menunjukkan barang bukti saat pemusnahan narkotika jenis sabu 

 SURYA.co.id | SURABAYA - Pemilik sabu sabu (SS) seberat 2,3 kg dan 3.000 butir pil ekstasi, Muhammad Ibrahim Luthfi, 29, warga Kapas Baru Surabaya dituntut hukuman 20 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lujeng Andayani SH dari Kejati Jatim, Selasa (15/11/2016).

Tuntutan itu dibacakan di ruang sidang Sari II Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Selain dituntut penjara, terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah dalam perkara kepemilikan narkoba sesuai yang diatur pasal 114 ayat 2,112 ayat 2 jo 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," ujar jaksa saat membacakan amar tuntutannya.

Tuntutan jaksa yang dianggap terlalu tinggi, terdakwa melalui penasihat hukumnya, Fariji SH, bakal mengajukan dalam agenda sidang pekan depan.

"Terdakwa adalah korban dari Maheruddin Tanjung (terdakwa pada berkas perkara lain). Materinya akan kami sampaikan dalam pembelaan mendatang," ujar pria yang tergabung dalam Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Perkara yang membelit terdakwa berawal dari penangkapan kedua terdakwa oleh petugas Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jatim pada Juni 2016 lalu.

Awalnya petugas menangkap terdakwa, Muhammad Ibrahim Luthfi di Jalan Putat Jaya 4 Surabaya.

Dari tangan terdakwa, petugas mengamankan SS seberat 1 kg dan 2.000 butir pil ekstasi warna hijau berlogo N, dan 1.000 butir pil ekstasi warna merah muda berlogo 8.

Setelah dikembangkan, petugas akhirnya menangkap tersangka Maheruddin Tanjung di Hotel Griya Avie Kamar 330 di Raya Bukit Darmo Surabaya.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved