Breaking News:

Profil

Cerita Safira Angkasa Pertiwi sebelum jadi Sekretaris GM Hotel Sahid Surabaya

Bermula dari waitress di Hotel Sahid Surabaya pada tahun 2011, Safira lalu pindah ke bagian guest service officer.

Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Yuli
achmad pramudito
Safira Angkasa Pertiwi, Sekretaris GM Hotel Sahid Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mengawali karir betul-betul dari bawah itulah perjalanan yang dilakoni pemilik nama Safira Angkasa Pertiwi.

Sulung dari dua bersaudara ini mampu membuktikan kinerjanya yang bagus sehingga posisinya terus merangkak naik.

Bermula dari waitress di Hotel Sahid Surabaya pada tahun 2011, Safira lalu pindah ke bagian guest service officer. Posisi Safira berikutnya adalah staf di frond desk agent di properti yang sama.

“Saat itu saya menikmati kebersamaan saya dengan teman-teman sekantor, di bagian mana pun saya ditugaskan,” kata Safira yang ditemui di tengah kesibukan acara ulang tahun ke-26

Hotel Sahid Surabaya beberapa waktu lalu. Karir yang digeluti Safira ini bukannya dijalani dengan enteng. Sebab, penggemar olahraga renang itu juga masih tercatat sebagai mahasiwa semester akhir di Jurusan Manajemen Universitas Bhayangkara Surabaya.

“Ya harus pandai-pandai bagi waktu agar semua aktivitas bisa dijalani dengan baik,” tandas

Safira yang malam itu tampil menawan dengan gaun kebaya warna krem.

Berbuat yang terbaik itulah yang dilakukan Safira, baik saat di kampus maupun ketika menjalani tugasnya di Hotel Sahid Surabaya. Berkat keseriusannya dalam menjalankan tugas itu pula karir Safira terus menanjak.

“Saya ini fleksibel bisa bergaul dengan siapa pun. Saya tak pilih-pilih teman, sehingga bisa masuk kemana-mana,” kata Safira yang kini dipercaya menjadi Sekretaris GM Hotel Sahid Surabaya.

Menurut Safira, kesuksesan di karir itu tak lepas dari upayanya yang tak pernah segan untuk bertanya pada yang lebih senior.

“Saya tak hanya berteman dan bercanda dengan banyak teman. Khususnya pada yang lebih berpengalaman, saya sering banyak belajar untuk menutup kekurangan-kekurangan saya,” tutur perempuan cantik ini.

Di tengah rutinitas kerjanya, Safira ternyata masih punya waktu untuk ‘berpetualang’. Dan tempat yang disukai gadis kelahiran Surabaya, 29 Juli 1993 ini adalah alam pegunungan.

“Saya suka karena udara yang sejuk, pemandangan yang hijau membuat saya nyaman,” tegasnya sambil menambahkan Gunung Ijen adalah salah satu gunung yang sempat dikunjungi bersama teman-temannya untuk refreshing.

Kesempatan berpetualang ini, lanjut Safira, amat penting untuk mengimbangi rutinitas yang dia jalani sepanjang hari. “Kalau bisa menikmati sehari saja lepas dari keseharian tentu sangat menyenangkan,” imbuhnya.

Selain menikmati atmosfer pegunungan, Safira juga rutin renang. Sedikitnya sepekan sekali selepas Magrib dia akan ‘menenangkan diri’ dalam kolam air ini selama 2-3 jam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved