Breaking News:

Berita Lamongan

9 Dump Truk Ini Diduga Buang Limbah Berbahaya di Lamongan

Polisi juga masih mengembangkan penyelidikan apakah pembuangan limbah di Sunan Drajad itu sudah lama berlangsung atau tidak.

surya/hanif manshuri
Sembilan unit dump truk pengangkut limbah bubur kertas diamankan polisi saat sedang membuangnya di wilayah Sunan Drajad Kabupaten Lamongan, Sabtu (12/11/2016) 

SURYA.co.id | LAMONGAN – Polres Lamongan menahan 9 dump truk saat sedang membuang limbah bubur kertas yang diduga masuk kategori limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) di kawasan tambang galian C di jalan raya Sunan Drajad, Kecamatan Paciran, Jumat (11/11/2016) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kasat Reskrim, AKP Wisnu Prasetya dikonfirmasi SURYA.co.id, Sabtu (12/11/2016) mengungkapkan, penyidik masih memeriksa para sopir yang mengangkut limbah tersebut dan belum berani memastikan apakah masuk limbah B3 atau tidak.

”Sementara masih diduga dan tahap penyelidikan. Para sopirnya diperiksa,”kata Wisnu.

Kepastiannya, apakah masuk limbah B3 atau tidak, tentu butuh parameter, termasuk sample limbah itu nantinya akan di uji laboratorium.

Penyidik juga akan memanggil beberapa pihak terkait, termasuk perusahaan pengelola kertas di Gresik.

Sembilan dump truk pengangkut limbah bubur kertas itu kini masih diamankan di Terminal Lamongan setelah semalam digiring 40 kilometer dari TKP, Sunan Drajad.

Polisi juga masih mengembangkan penyelidikan apakah pembuangan limbah di Sunan Drajad itu sudah lama berlangsung atau tidak.

Pembuangan limbag diduga B3 ini melanggar PP nomor 101 tahun 2014 tentang Pengelolahan limbah B3. Bubur kertas ini diakui baunya memang sangat menyegat menusuk hidung.

”Armadanya itu milik perusahaan asal Mojokerto, bukan Lamongan,” katanya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved