Berita Surabaya
Semua Angkot di Surabaya Terpasang AC, Mulai Kapan? Simak Informasi ini
Semua penumpang akan dibuat nyaman sehingga diharapkan bisa sedikit demi sedikit beralih ke angkutan umum.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Kota Surabaya paling cepat Januari 2017 akan mensterilkan angkutan umum (angkot) yang reot dan karatan. Dua bulan lagi, semua angkutan umum akan terpasang air conditioner (AC).
Semua penumpang akan dibuat nyaman sehingga diharapkan bisa sedikit demi sedikit beralih ke angkutan umum. Semua transportasi umum akan didesain terpadu dengan moda transportasi lainnya
"Kami akan remajakan semua transportasi umum. Termasuk Lyn nanti semua harus ber-AC," kata Kabid Angkutan Jalan Dishub Kota Surabaya, Tunjung Iswandaru, Jumat (11/11/2016).
Peremajaan angkutan umum itu akan berlaku menyeluruh. Tidak hanya angkot atau Lyn, bus-bus kota juga akan diremajakan. Tidak ada lagi angkutan umum reot beroperasi di jalan raya Surabaya.
"Minggu depan kami akan sosialisasikan rencana tersebut. Tidak hanya itu, yang lebih penting semua operator angkutan harus berbadan hukum sesuai amanah UU," kata Tunjung.
Tekad Surabaya menjadikan sistem transportasi yang terintegrasi antarmoda akan segera terwujud. Apalagi saat ini sudah disiapkan anggaran khusus dari pusat untuk merealisasikan trem.
Moda transportasi berbasis rel ini akan terhubung dengan moda lain. Begitu juga nantinya kalau ke Bandara Juanda juga akan terkoneksi dengan moda transportasi rel.
Tunjung menuturkan bahwa saat ini memang telah dibangun sistem transportasi yang bisa terkoneksi dengan moda lain. Ada feeder (macam Lyn) atau trunk (macam bus). Semua akan diintegrasikan sehingga saling terkoneksi.
Namun Dishub masih akan menggelar sosialisasi itu kepada semua pelaku Transportasi dan para operator. Terutama menyangkut keberadaan mereka yang harus berbadan usaha.
Khusus menyangkut sosialisasi itu akan menggandeng Kampus Unair dan ITS. Kajian mendalam akan disampaikan para pakar dan akademisi itu. Para operator dan pemilik Lyn akan diundang dalam sosialisasi tersebut.
Saat ini ada sebanyak 4.700 Lyn yang beroperasi di Kota Surabaya. Mereka mulai memberi layanan angkutan umum itu sejak puluhan tahun. Lyn ini tersebar di 58 rute.
Pemerintah akan meremajakan seluruh armada Lyn itu dengan menyediakan anggaran khusus. Semua kendaraan diusahakan akan diganti armada baru. Semua dilengkapi fasilitas AC.
Meski dilengkapi pendingin ruangan, nanti tarif angkutan umum ini tetap terjangkau. Lebih hemat dari naik kendaraan sendiri. Ditegaskan Tunjung, akan berlaku subsidi nantinya.
Namun sasaran yang paling mendesak adalah mengajak pemilik Lyn sebagai operator harus berbadan hukum. Bisa berupa koperasi atau yang lain. Kalau koperasi minimal harus beranggotakan 20 orang.
Istri Dwi Harini, salah satu warga saat ditemui mengaku senang jika semua Lyn nanti ber-AC. Dia berharap segera terealisasi. "Bisa nyaman. Wis Lyn Elek, sumuk. Apalagi kalau macet tambah panas," mata Istri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kemacetan-depan-royal-plaza-surabaya_20160820_214452.jpg)