27 Tahun Harian Surya

Catatan Redaksi: 27 Tahun Harian Surya Meretas Zaman

Setiap zaman ada orangnya, setiap orang ada zamannya. Begitu pula dunia jurnalistik serta media massa mengalami sebuah lompatan yang luar biasa.

oleh Pemimpin Redaksi Harian Surya, Febby Mahendra Putra

TAK ada yang abadi kecuali perubahan. Peribahasa klise itu tetap saja relevan menjadi pijakan, tak terkecuali bagi Harian Surya yang pada hari ini, 10 November 2016, berusia 27 tahun.

Lahir bersamaan dengan Hari Pahlawan merupakan momentum dan simbol untuk tidak terkungkung oleh kemapanan dan terus menggeliat bersama zaman.

Persis seperti semangat Arek-arek Suroboyo yang mengobarkan perlawanan terhadap kekuatan asing yang bercokol ratusan tahun sebelumnya.

Setiap zaman ada orangnya, setiap orang ada zamannya. Begitu pula dunia jurnalistik serta media massa mengalami sebuah lompatan yang luar biasa sejak munculnya internet. Ditambah lagi booming media sosial pada lima tahun terakhir di Indonesia.

Tatanan lama terjungkir balik. Muncul kegalauan media cetak memasuki masa-masa kritis alias sunset. Bertambah mencekam ketika lahir generasi millenials yang punya budaya baru, tak akrab dengan media massa konvensional dan media mainstream.

Fenomena YouTube dan live streaming di Facebook mengubah gaya hidup dalam mengonsumsi informasi serta hiburan. Bukan lagi menggunakan personal komputer atau laptop, tetapi sudah bergeser ke mobile gadget. Sebuah fenomena yang meretas kemapanan.

Di usia ke-27 Harian Surya juga ingin menjadi bagian dari para peretas zaman yang mampu memberi warna baru dan mengubah kondisi menjadi lebih baik. Oleh karena itu, kami memilih idiom sang peretas sebagai spirit dalam menjalani hari-hari ke depan.

Dalam edisi kali ini menampilkan 27 warga Jawa Timur yang boleh disebut sebagai peretas di dunianya masing-masing. Mereka telah menguak atau menerobos kebuntuan. Melahirkan sesuatu untuk kemaslahatan orang banyak.

Kami berharap para peretas ini menjadi inspirasi dalam menghadapi zaman yang terus berubah secara cepat. Lalu apa yang ingin kami berikan kepada para stakeholder Harian Surya? Sebuah produk yang audio visual sebagai komplementari dari sajian di platform cetak dan online.

Harian Surya tidak hanya menyuguhkan informasi dalam bentuk teks dan images (foto dan grafis) tetapi juga audio visual platform digital yang dapat diakses melalui mobile gadget. Bukan semata-mata mengikuti tren, tetapi sekaligus sebagai wujud pelayanan kepada para stakeholder yang terus berubah.

Dalam kesempatan ini izinkan kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Harian Surya tetap eksis hingga kini. Mulai dari pelanggan, pembaca, pemasang iklan, mitra bisnis, agen, pengecer hingga loper, seperti menjadi keluarga besar bagi Harian Surya. Salam

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved