Kamis, 9 April 2026

Berita Mancanegara

Situs Web Imigrasi Kanada Jebol Gara-gara Banyak Warga AS Ingin Pindah ke Sana

Donald Trump, telah berkoar-koar dengan cara meyakinkan untuk bisa menjadi presiden terpilih AS

new york times
Calon presiden AS Hillary Clinton dan Donald Trump berjabat tangan sebelum memulai debat calon presiden, Selasa (27/9/2016), di New York, AS. 

SURYA.co.id | WASHINGTON - Banyak warga AS gelisah dan membuka situs Imigrasi Kanada sehingga jebol setelah Donald Trump semakin dekat mencapai kemenangan pemilu.

Situs Imigrasi Kanada rusak ketika ratusan ribu pengunjung halaman internet tersebut berusaha mencari berbagai kemungkinan, termasuk syarat-syarat untuk meninggalkan AS menuju Kanada.

''Citizenship and Immigration Canada" tidak bisa dibuka karena, tampaknya, banyak orang yang mengunjungi situs tersebut dalam usaha mencari informasi untuk meninggalkan AS menuju Kanada, demikian disampaikan The Independent, Rabu (9/11/2016).

Situs imigrasi Kanada biasanya akan menawarkan cara-cara untuk tinggal atau menetap sementara atau untuk menjadi warga di negara tersebut.

Akibat banyak pengunjung yang membuka situs, membuat halaman situs menjadi lama untuk loading, dan akhirnya tidak dapat diakses.

Ada berbagai jenis kewarganegaraan yang ditawarkan Kanada, sebagian besar mengharuskan orang-orang datang untuk bekerja atau menetap dengan keluarga mereka.

Donald Trump, yang telah berkoar-koar dengan cara meyakinkan untuk bisa menjadi presiden terpilih AS, telah menyebabkan kecemasan besar di antara lawan-lawannya.

Akun Twitter resmi AS, merujuk pada hasil sementara pemilu AS, tampak jelas menunjukkan Trump memiliki peluang besar untuk pindah kantor ke Gedung Putih.

Sementara itu, Kanada telah aktif dalam usaha untuk menampung atau menerima pengungsi dari berbagai negara dalam beberapa bulan terakhir.

Pemerintah Kanada mengaktifkan kampanye untuk menyambut imigran atau pengungsi dari perang Suriah, misalnya, dan pasti juga akan menyambut pengungsi dari negara lainnya, termasuk dari negara tetangga, AS. (Pascal S Bin Saju)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved