Berita Bojonegoro

VIDEO - Melihat Kampung Ilmu untuk Anak Kurang Mampu di Dusun Wilayah Bojonegoro

Muhammad Roqib lahir di Bojonegoro pada 19 Mei 1980. Melalui Yayasan Kampung Ilmu yang didirikan November 2016, ia bersama istrinya mendidik..

SURYA.co.id | BOJONEGORO -  “Kami bergerak (mendidik) untuk anak-anak kampung di sekitar sini (kawasan migas, red) agar nantinya berdaya dan bisa keluar dari jerat kemiskinan di masa datang,” tutur Muhammad Roqib, Ketua Yayasan Kampung Ilmu, Kamis (3/11/2016) siang.

Siang itu, rumah Roqib di RT 03 RW 03, Dusun Korgan, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro dipenuhi anak-anak usia sekolah. Siapapun diperbolehkan belajar di sana, kebanyakan anak-anak desa kurang mampu dan yatim piatu.

Suasana belajar di rumah yang berada di kampung itu lebih santai. Anak-anak belajar di teras, ruang tamu, dan ruang keluarga.

Mereka menggunakan bangku-bangku panjang yang ditata di masing-masing tempat tersebut. Mirip belajar mengaji di masjid atau mushala yang beralaskan lantai dan tikar.

Muhammad Roqib lahir di Bojonegoro pada 19 Mei 1980. Melalui Yayasan Kampung Ilmu yang didirikan pada November 2016, ia bersama istrinya, Frensi Agustina mendidik anak-anak di sekitar kampung itu.

Sekarang ada tiga guru lagi yang membantunya. Semua guru di Kampung Ilmu memiliki jiwa sosial tinggi, antara lain, Siska Aprilia Handini, Ainun Dyan Suttie SPd, dan Min Qurin Amalia.

Hingga sekarang, ada 103 anak yang belajar di bawah naungan Yayasan Kampung Ilmu secara bergantian mulai pukul 13.00 hingga ba’da magrib.

Mereka sebagian besar anak-anak orang tidak mampu yang hidup di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo.

Sebagian besar mereka menimba ilmu di SDN Purwosari, SD Islam Terpadu, SMP Negeri Purwosari, SMP Negeri 1 Padangan, SMA Negeri Padangan.

Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved