Basket
Begini Cara Surabaya Fever Menunggu Jadwal Kompetisi WIBL 2017
Juara bertahan Women Indonesia Basketball League (WIBL) 2016, Surabaya Fever punya banyak cara mengisi kekosongan kompetisi.
Penulis: Fitra Ariestianto | Editor: Musahadah
SURYA.co.id | SURABAYA - Juara bertahan Women Indonesia Basketball League (WIBL) 2016, Surabaya Fever punya banyak cara mengisi kekosongan kompetisi.
Di antaranya melakukan sparring dengan tim basket Ngunut, Tulungagung.
"Kami hanya sparring biasa, tidak ada target khusus. Kebetulan saja tim dari Tulungagung minta sparring dan kami ada waktu, akhirnya jadi ini sparring," ujar Wellyanto Pribadi, Selasa (8/11/2016).
Ternyata bukan hanya sparring. Surabaya Fever juga mengisi kekosongan kompetisi WIBL dengan mengikuti kompetisi Flying Wheel cup, Makassar.
"Agenda kami dalam waktu dekat ini, ke Makassar. Kami diundang sama Flying Wheel untuk ikut turnamen di sana. Turnamennya rencana tanggal 23-27 November 2016 ini," ujar Hennie Widjodjo, manajer Surabaya Fever.
Sebagai persiapan menuju turnamen Flying Wheel cup, anak didik Wellyanto Pribadi ini sudah meningkatkan porsi latihan.
"Kami perbanyak latihan, setelah pemain kumpul semua setelah PON kemarin. Sehingga latihannya lebih fokus," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/basket-surabaya-fever_20161108_135726.jpg)