Selasa, 28 April 2026

Berita Malang Raya

Astaga! Kakek di Malang Bacok Anak, Istri dan Menantu, Pengakuannya Mengagetkan

Celurit itu sebenarnya buat berjaga-jaga, sebab sebelumnya saya sudah kehilangan dua motor. Terus terang saya gelap mata, saya sabetkan ngawur.

Penulis: David Yohanes | Editor: Yuli
youtube
ILUSTRASI CELURIT 

SURYA.co.id | MALANG - Romli (61), warga Jalan Wisnu Wardhana, Kelurahan Candi Renggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (6/11/2016) malam, mengamuk dan menyerang keluarganya.

Ia membacokkan celurit pada istri, anak dan seorang menantu hingga semuanya mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Romli mengungkapkan, saat itu seluruh keluarganya membeli makan. Namun dirinya sengaja tidak diberi bagian. Merasa sakit hati, Romli menumpat.

“Setelah saya mengumpat, anak saya, mantu saya sama istri saya marah ngomel-ngomel. Mereka juga memukuli saya,” tuturnya saat ditemui di Mapolres Malang, Senin (7/11/2016).

Romli kemudian mengambil celurit. Dengan membabi buta Romli membalas serangan yang diterimanya. Akibatnya sungguh mengerikan.

Anak keduanya, Sita (25) mengalami luka robek di kepala sebelah kanan. Sedangkan istrinya, Honi (55) mengalami luka di tangan kiri. Sedangkan menantunya, Zainul (28) mengalami luka pada matanya.

“Celurit itu sebenarnya buat berjaga-jaga, sebab sebelumnya saya sudah kehilangan dua motor. Terus terang saya gelap mata, saya sabetkan ngawur ke arah mereka,” ungkap Romli.

Romli mengaku mengincar istrinya. Sebab sebelum kejadian, Honi berharap dirinya lekas mati. Kata-kata itu yang membuatnya kalap dan ingin menghabisi istrinya.

berita malang raya celurit bacok carok Kelurahan Candi Renggo, Kecamatan Singosari,
RAJA TEGA - Romli (61), warga Jalan Wisnu Wardhana, Kelurahan Candi Renggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (6/11/2016) malam, membacokkan celurit pada istri, anak dan seorang menantu hingga semuanya mengalami luka parah.

“Dia bilang ke saya, kok tidak lekas mati saja. Biar berasnya tetap banyak. Itu yang membuat saya benar-benar marah,” tandas Romli.

Sita, Honi dan Zainul masih mendapat perawatan di sebuah rumah sakit di Singosari. Sementara Romli harus menjalani proses hukum. Saat ini Romli ditahan di ruang tahanan Polres Malang.

BERITA SELANJUTNYA: Ada Cemburu dan Harta di Balik Pembacokan Anak, Menantu serta Istri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved