Berita Ponorogo

Petani di Ponorogo Temukan 4 Mortir Aktif Seberat 60 Kg di Lahan Perhutani

"Petani itu kaget, setelah dilihat ternyata benda keras itu mortir," kata Nanang kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Petani di Ponorogo Temukan 4 Mortir Aktif Seberat 60 Kg di Lahan Perhutani
surya/rahadian bagus
Kanit Tipikor Polres Ponorogo, Ipda Nanang Budianto sat memeriksa empat mortir yang ditemukan seorang petani saat sedang mencangkul di lahan Perhutani di Desa Candi. 

SURYA.co.id | PONOROGO - Warga Desa Candi, Kecamatan Mlarak, Ponorogo,Jatim digegerkan penemuan empat mortir yang masih aktif, Senin (7/11/2016) pagi.

Saat ditemukan, empat mortir yang masing-masing berukuran panjang sekitar 48 cm, berdiameter 9 cm dan berat sekitar 15 kg itu dalam posisi terpendam di dalam tanah.

Kanit Tipikor Polres Ponorogo, Ipda Nanang Budianto, mengatakan empat mortir itu ditemukan seorang petani ketika mencangkul di lahan Perhutani di Desa Candi.

Saat sedang mencangkul, kata Nanang, petani itu merasakan cangkulnya mengenai benda keras di dalam tanah.

"Petani itu kaget, setelah dilihat ternyata benda keras itu mortir," kata Nanang kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Petani itu, lanjut Nanang, kemudian melaporkan penemuan mortir ke anggota Polsek Mlarak.

Nanang menuturkan, selanjutnya empat mortir yang masih aktif itu akan diserahkan ke Mako Brimob Madiun untuk didentifikasi.

"Identifikasi sementara mortir ini bukan jenis peledak untuk latihan. Ini mortir milik tentara Belanda pada zaman itu," jelas Nanang kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dikatakannya, di wilayah Kecamatan Mlarak memang kerap ditemukan peledak. Sebab, kata Nanang, pada zaman perang wilayah tersebut dipakai untuk latihan perang.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved