Berita Pasuruan

Buruh Pasuruan Minta UMK Pasuruan Dinaikkan Menjad Rp 3,6 Juta, Ini Alasannya

"Kami sudah melakukan survey, bersama Dewan Pengupahan. Hasilnya, angka itu memang bisa membuat buruh bisa mendapatkan hidup layak," terangnya kepada

Buruh Pasuruan Minta UMK Pasuruan Dinaikkan Menjad Rp 3,6 Juta, Ini Alasannya
surya/fatkhul alami
Buruh dari berbagai kota/kabupaten Jatim menggelar unjuk rasa di depan kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan Surabaya, Selasa (1/11/2016). 

SURYA.co.id | PASURAN - Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Pasuruan mendatangi pendopo Kabupaten Pasuruan, Senin (7/11/2016).

Mereka menemui Bupati Pasuruan Gus Irsyad dan menyampaikan aspirasi termasuk tuntutan UMK di Kabupaten Pasuruan.

Buruh mendesak Bupati Pasuruan memperjuangkan UMK Pasuruan naik menjadi Rp 3,6 juta dari Rp 3,2 juta.

Dalam pertemuan itu, Ketua FSPMI Pasuruan Jazuli mengaku khawatir jika UMK ini nantinya akan mengikuti peraturan pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan dengan rumusan UMK Jawa Timur terendah ditambah pertembuhan ekonomi dan inflasi.

"Kalau sampai diterapkan, maka jelas UMP besarannya akan jauh di bawah nilai UMK daerah ring satu, baik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto dan Pasuruan. Kami berharap aspirasi kami ini disampaikan kepada Gubernur bahwa kami menginginkan kenaikan UMK," katanya.

Jazuli menambahkan, pihaknya menginginkan besaran kenaikan UMK Kabupaten Pasuruan ini sebesar Rp 3.604.500. Jumlah tersebut sudah sesuai dengan KHL (kebutuhan hidup layak) para buruh.

"Kami sudah melakukan survey, bersama Dewan Pengupahan. Hasilnya, angka itu memang bisa membuat buruh bisa mendapatkan hidup layak," terangnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Jika tidak percaya, kata Jazuli, Pemkab bisa melakukan servey secara langsung di lapangan. Ia mempersilahkan untuk melakukan kajian teoritis di lapangan.

"Permintaan kami ini bukan tanpa alasan. Kami sudah memiliki data - data, semoga aspirasi kami ini bisa diwujudkan dan realisasi awal tahun 2017 nanti," paparnya.

Bupati Irsyad menegaskan bahwa dirinya akan melakukan kajian KHL di Kabupaten Pasuruan secepat mungkin. Tujuannya untuk membuktikkan data survey yang sudah dilakukan para buruh ini.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved